Inilah Pengungkapan Tiga Skandal Narkoba

by

Pengurus RW Terlibat Jaringan Narkoba

Jakarta, Garut News ( Rabu, 23/10 ).

Ilustrasi Narkoba. (Foto: John).
Ilustrasi Narkoba. (Foto: John).

Ny. SA(43 th), ibu rumahtangga terlibat jaringan narkoba.

Menurut keterangan tersangka,  menerima telepon dari seseorang untuk mengambil narkotika dari MD(25), mantan napi baru dibebaskan Maret 2013, berdomisili di Cibubur.

Pada 14 Oktober 2013, SA kemudian berangkat menemui MD di Cibubur.

Setelah bertemu di Cibubur, petugas langsung menangkap MD dan SA lantaran pada saat itu membawa heroin seberat 199,9 gram.

Awalnya, heroin ini diambil MD alias Konik, pada sebuah bak sampah minimarket di daerah Cikini.

Setelah mengambil heroin tersebut, MD langsung membawa barang itu ke kostnya di Cibubur sesuai perjanjian dengan SA.

Tak berselang lama, SA datang  ke Cibubur, beralasan akan menyewa rumah kontrakan disarankan MD.

Pada tempat kontrakan akan disewa SA inilah, MD dan SA ditangkap petugas BNN beserta barang bukti heroin 199,9 gram.

Selain mendapat heroin, diperoleh juga barang bukti jenis ganja di rumah kontrakan MD pada kawasan Cileungsi, Jawa Barat, sebanyak 12.214,9 gram.

Berdasar keterangan SA, ia menginformasikan dirinya menitipkan narkotika jenis sabu 87 gram pada WS, mantan suami Sainah, di Karang Anyar, Jakarta Pusat.

Kemudian petugas BNN melakukan pengembangan, dan menangkap WS, di Karang Anyar, Jakarta Pusat, 15 Oktober 2013.

Dari hasil penggeledahan, dan interogasi terhadap WS, ditemukanlah narkotika jenis sabu disimpan WS pada meja sekretariat RW.

Barang itu awalnya merupakan titipan dari SA pada WS sebelum SA berangkat ke Cibubur untuk mengambil heroin dari MD.

Mantan TKW Selundupkan Sabu Dari Taiwan

Kombes Sumirat Dwiyanto Sampaikan Keterangan Pers. (Foto: Humas dan Dokumentasi BNN).
Kombes Sumirat Dwiyanto Sampaikan Keterangan Pers. (Foto: Humas dan Dokumentasi BNN).

Berdasar penyelidikan intelejen, Tim BNN  berhasil mengamankan dua tersangka, yaitu Dr (debt collector di Jakarta ), dan Wi (mengaku TKW), sebab mereka diduga kuat melakukan transaksi narkoba pada Ahad dini hari, 20 Oktober 2013.

Tim BNN mengamankan Dr terlebih dahulu pada sebuah hotel di kawasan Jalan Jemursari Raya, Surabaya.

Tersangka Dr diduga kuat menerima narkotika jenis sabu seberat 1.562,7 gram dari seorang wanita bernama Wi.

Selanjutnya tim BNN melakukan pengembangan, berhasil mengamankan Wi di hotel sama pada malam itu juga.

Berdasar pengakuan Wi, dirinya TKW di Makau sudah habis kontrak, dan akan pulang ke Indonesia.

Pada 19 Oktober, berangkat dari Makau, transit di Taiwan.

Saat jeda menunggu pesawat rute Taiwan-Surabaya, ia bertemu seorang pria WNI menitipkan sebuah tas jinjing padanya.

Pria tersebut juga memberikan nomor telepon Surabaya.

Setibanya di Bandara Juanda Surabaya, Wi langsung meluncur pada sebuah hotel di Jalan Jemursari Raya.

Tak lama kemudian, saat Wi berada di hotel, Wi mendapat telepon dari private number menginformasikan akan ada seseorang hendak mengambil titipan dibawa Wi.

Kemudian, sesuai diinformasikan lewat HP, datang seorang laki-lak saat itu mengaku bernama Di, tak banyak cerita Wi menyerahkan tas jinjing di dalamnya terdapat sabu.

Keterangan Wi, dirinya tak mendapatkan upah apapun dari seorang pria menitipkan barang tersebut di Taiwan.

 Penyewa Tiga Apartemen Terlibat Kasus Narkoba  

Tim BNN mengamankan seorang perempuan berinisial RA beserta barang bukti sabu 79,8 gram, Rabu (16/10).

Setelah dilakukan pemeriksaan, sabu itu diperoleh dari TH.

Tim kemudian mengamankan TH, di depan sebuah toko buah di kawasan Harmoni.

Selanjutnya, tim BNN melakukan penggeledahan di Apartemen Grand Center City Jl. Gajah Mada No. 809 disewa TH.

Pada tempat ini, petugas menemukan sejumlah barang bukti di antaranya ;

  • Satu tas hitam berisi : 12 paket sabu berat keseluruhan 659,9 gram, dan 14 sedotan putih, sebuah penggaris, dan dua alumunium foil
  • 17 butir tablet ekstasi warna hijau berlogo rolex
  • Sebuah Mobil BMW warna biru bernopol B 1680 J beserta kunci.

Usai penggeledahan ini, TH mendapat perintah menyerahkan sabu seberat 72,4 gram pada seorang kurir.

Kemudian petugas melakukan control delivery, berhasil mengamankan kurir berinisial (AH di Apartemen Sudirman Park.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan pada sebuah kamar sewaan TH di Apartemen ini.

Di apartemen ini, petugas menyita sejumlah barang bukti antara lain,

  • Satu bungkus plastik  bening berisi kristal berwarna bening seberat bruto  sekitar 0,9 gram.
  • Dua buah bong larutan penyegar.
  • Satu gulung Aluminium foil

Selain pada apartemen ini, petugas BNN juga menggeledah Apartemen disewa TH, yakni Apartemen Mediterania, Kelapa Gading.

Di tempat ini, disita barang bukti sebagai :

  • Tiga bong dan alumunium foil
  • Tiga simcard.
  • Satu bundel Kwitansi kontrak Apartemen

Demikian detail dikemukakan Kepala Bagian Humas dan Dokumentasi BNN, Kombes Sumirat Dwiyanto dari Jakarta kepada Garut News, Rabu (23/10).

***** John.