Inilah Isu Strategis RPJMD Garut 2014-2019

Garut News ( Jum’at, 14/02 – 2014 ).

Rizal Ardiansyah, Debby Anggraeni, dan Harry Subagja, Memerkuat SDM Bappeda Garut. (Foto: John Doddy Hidayat).
Rizal Ardiansyah, Debby Anggraeni, dan Harry Subagja, Memerkuat SDM Bappeda Garut. (Foto: John Doddy Hidayat).
Kepala “Badan Perencanaan Pembangunan Daerah” (Bappeda) Kabupaten Garut, Ir H. Widiyana, CES mengemukakan, terdapat 32 isu strategis “Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah” (RPJMD) 2014-2019.

Terdiri pelayanan publik yang profesional, dan amanah; Tata kelola pendidikan berkualitas, dan terjangkau; Pelayanan kesehatan yang prima; juga Kehidupan masyarakat yang agamis, katanya.

Kemudian infrastruktur yang berkualitas, lingkungan yang sehat, aman dan nyaman; Kehidupan sosial politik yang demokratis, dan berbudaya luhur; serta Pengentasan desa tertinggal, ungkap Widiyana kepada Garut News di ruang kerjanya, Jum’at (14/02-2014).

Disusul, Penanggulangan bencana alam; Pengelolaan keuangan daerah; Penanganan dan pengelolaan asset perusahaan daerah; Aspirasi masyarakat terhadap wilayah otonomi baru, kata Widiyana.

Selanjutnya peningkatan daya beli masyarakat; Peningkiatan laju pertumbuhan ekonomi, dan pemerataan kesejahteraan masyarakat;

Widiyana. (Foto: John Doddy Hidayat).
Widiyana. (Foto: John Doddy Hidayat).
Masterplan Percepatan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia”
(MP3EI); Pengurangan pengangguran, dan perluasan kesempatan berusaha.

Dikemukakan Widiyana, isu straregis lainnya Pengurangan penduduk miskin di perkotaan, dan pedesaan; “Masterplan Percepatan Perluasan Pengurangan Kemiskinan Indonesia” (MP3KI);

Peningkatan ketahanan pangan, dan energi; Peningkatan nilai tambah hasil produksi pertanian, perikanan dan kehutanan; Pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir, Pengembangan budaya, dan destinasi wisata.

Sedangkan peluang pasar global (diberlakukannya “Masyarakat Ekonomi Asean”/MEA pada 2015); juga Peningkatan realisasi investasi daerah (PMA, dan PMDN).

Lanjut dikatakan, Pengembangan “Badan Usaha Milik Daerah” (BUMD); Peningkatan alih fungsi lahan, dari pertanian pada non pertanian; Peningkatan pendidikan politik masyarakat;

Peningkatan pemahaman wawasan kebangsaan melalui empat pilar kebangsaan (Pancasila, UUD-1945, Bhinekha Tunggal Ikha, NKRI);

Peningkatan rasa persatuan, dan kesatuan bangsa; Penegakkan terhadap gangguan Ipoleksosbud, peningkatan rasa nasionalisme, dan patriotisme kebangsaan; serta Peningkatan partisipasi masyarakat terhadap keamanan, kenyamanan, dan ketertiban masyarakat.

Demikian Widiyana.

****

John.

Related posts