Inilah Dinamika Suka – Duka Para Pemudik Lebaran 1435 H/2014

by

Garut News ( Sabtu, 26/07 – 2014 ).

Pemudik dari Padalarang Bandung Tujuan Guntur Garut, Terpaksa Berteduh pada Sebuah Masjid Bersama Anak Balitanya.
Pemudik dari Padalarang Bandung Tujuan Guntur Garut, Terpaksa Berteduh pada Sebuah Masjid Bersama Anak Balitanya.

Foto berita akhir pekan ini, Sabtu (26/07-2014), menyajikan liputan warta foto mengenai suka, dan duka para pemudik Lebaran Idul Fitri 1435 H/2014.

Banyak di antara mereka menggunakan kendaraan pribadi, berupa mobil atawa sepeda motor.

Mudik dengan kendaraan sepeda motor, dipastikan tak separah pengguna mobil jika terjebak kemacetan lalu lintas.

Lantaran masih bisa mencari celah lintasan dapat dilalui, meski kerap beresiko terjadi kecelakaan.

Namun pengendara sepeda motor beserta penumpang juga barang bawaan mereka, dipastikan pula menjadi basah apabila diguyur hujan.

Meski Berlindung Nyaris Seharian, Namun Udara Dingin Sangat Mencekam.
Meski Berlindung Nyaris Seharian, Namun Udara Dingin Sangat Mencekam Mereka, Sabtu (26/07-2014).

Seperti cuaca mendung disertai hujan sepanjang Sabtu (26/07-2014), kondisi lintasan ruas badan jalan pun pada beberapa titik lokasi berkondisi licin, dan membahayakan keselamatan jiwa.

Selain itu, pemudik banyak membawa anak balita, juga dipastikan sangat riskan bisa didera penyakit, terutama bagi balita itu sendiri, terutama anak masih bayi.

Sehingga sepanjang lintasan Bandung – Garut, banyak terdapat pula para pemudik terpaksa berteduh menunggu hujan reda.

Meski mereka pun dicekam udara sangat dingin.

Selain berteduh pada setiap emperan toko, mini market maupun beranda bangunan pinggir jalan.

Pemudik Asal Selaawi Garut Tujuan Cileunyi Bandung, Terpaksa Mendorong Sepeda Motor Bocor, Berjalan Kaki Belasan Kilometer Pada Cuaca Mendung, mencari Tambal Ban.
Pemudik Asal Selaawi Garut Tujuan Cileunyi Bandung, Terpaksa Mendorong Sepeda Motor Bocor, Bersama Istri dan Anak Balitanya, Berjalan Kaki Belasan Kilometer Pada Cuaca Mendung, mencari Tambal Ban, Sabtu (26/07-2014).

Terdapat pula berteduh pada setiap SPBU, termasuk pada pelataran masjid pada sepanjang lintasan perjalanan mereka.

Bahkan terdapat pemudik berkendaraan sepeda motor bersama keluarga dan anak balitanya, terpaksa berjalan kaki menempuh jarak belasan kilometer, lantaran ban sepeda motornya bocor.

Perjuangan dan pengorbanan sangat berat ini, dijalani dengan harapan bisa segera sampai ke kampung halaman.

Setelah cukup lama ditinggalkannya.

******

Esay/Foto : John Doddy Hidayat

Produksi   : Sabtu (26/07-2014).