Imigran Gelap Terus Berdatangan Lintasi Garut

by

Garut News, ( Rabu, 19/09 ).

imigranokePolres Garut, Jawa Barat, mengamankan 12 imigran gelap asal Myanmar.

Mereka berencana menyeberang ke Pulau Christmas, Australia, melalui pantai Selatan Garut menggunakan perahu nelayan.

Para imigran ini, ditangkap di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kampung Suka Asih, Desa Ganda Mekar, Kadungora, Rabu (18/09), sekitar pukul 01.30 dini hari.

Mereka terdiri dari, enam laki-laki dewasa, tiga anak laki-laki, dan tiga perempuan.

“Mereka ditangkap saat beristirahat di pom bensin,” ujar Kapolres setempat, AKBP Arief Rachman.

Selain mengamankan para imigran, juga mengamankan satu unit mobil Suzuki jenis APV bernopol B 1184 BZC berwarna hitam, mengangkut imigran tersebut sebagai barang bukti.

Berdasar hasil penyelidikan sementara, para imigran berangkat dari daerah Bogor.

“Kami juga tengah memeriksa sopir APV bernama Agus pembawa imigran ini,” katanya.

Arief katakan, penangkapan ini berawal laporan masyarakat.

Pada saat itu masyarakat melaporkan pada polisi, terdapat warga negara asing beristirahat di SPBU.

Petugas piket polsek Kadungora langsung menuju lokasi.

Setelah dilakukan pemeriksaan, warga negara asing ini tak memiliki dokumen resmi seperti paspor.

Para pencari suaka tak memiliki dokumen lengkap keimigrasian kini diamankan di Mapolres Garut.

Selanjutnya mereka akan ditangani Kantor Imigrasi dan organisasi penanganan imigrasi.

“Di kantor polisi ini mereka hanya transit sebelum ditangani Imigrasi,” ujar Arief.

Penangkapan imigran gelap ini bukan kali pertama, sedikitnya 200 imigrian gelap selama tahun ini diamankan polisi dan TNI.

Bahkan pada Mei lalu, polisi menemukan mayat imigran gelap laki-laki berusia sekitar 80 tahun, dikubur di pesisir pantai selatan, tepatnya di kawasan cagar alam hutan Sancang, Cibalong.

Penyelundupan imigran tersebut, diduga melibatkan oknum polisi.

Pada Agustus lalu dua personil Polres Garut mendapat sanksi pemindahan tugas, lantaran diduga terlibat meloloskan imigran gelap asal Srilanka, Bangladesh, Iran, Irak, dan Bahrain dari pantai selatan Kabupaten Garut ke perairan Cidaun Kabupaten Cianjur.

***** SZ, Jdh.