Ilustrator Garut News Berobsesi Produk Lukisannya Mendunia

0
157 views

“Berkeinginan Berdomisili Sambil Berkarya di Singapura”

Esay/Foto : John Doddy Hidayat.

Garut News ( Sabtu, 18/04 – 2015 ).

Ilustrator www.garutnews.com (Muhammad Erwin Ramadhan/ Ist).
Ilustrator www.garutnews.com (Muhammad Erwin Ramadhan/ Ist).

Profil inspiratif kali ini, mengangkat sosok “ilustrator” www.garutnews.com Muhammad Erwin Ramadhan.

Lelaki kelahiran Tarogong Kaler, Garut, Jawa Barat, Rabu, 28 Januari 1998 tersebut, kini kian konsisten dengan komitmennya berobsesi menjadikan setiap produk lukisannya mendunia.

“Saya tak mau repot keliling dunia, tetapi lukisanku kudu bisa berkeliling dunia,”  ungkap anak kelima perintis pendirian “Lembaga Kantor Berita Nasional” (LKBN) ANTARA di Manokwari, Papua Barat itu.

Upaya mewujudkan obsesinya ini, selama ini pula maksimal menyiapkan diri agar bisa diterima menjadi mahasiswa seni rupa dan desain ITB, atawa menjadi mahasiswa seni rupa UPI, katanya.

Karya Erwin Ramadhan.
Karya Muhammad Erwin Ramadhan.

Lantaran selama inipun, kerap ikut serta lomba pada helatan seni rupa digelar UPI Bandung, bahkan menjadi juara kedua pada ajang kompetisi ilustrasi, diselenggarakan “Komunitas Gambar Seram” (KGS) juga di UPI Bandung, ungkap Erwin.

Menyusul sedikitnya sepuluh produk lukisannya sempat digelar pada pameran tunggal, terdiri tujuh lukisan masing-masing berukuran 40 x 50 cm.

Serta tiga lukisan lainnya masing-masing berukuran 80 x 80 cm, 120 x 90 cm, serta lukisan berukuran 90 x 85 cm, ungkapnya pula.

Dilukis Erwin Ramadhan.
Dilukis Muhammad Erwin Ramadhan.
Lukisan, Muhammad Erwin Ramadhan.
Lukisan, Muhammad Erwin Ramadhan.
Salah Satu Karya Muhammad Erwin Ramadhan.
Salah Satu Karya Ilustrasi Muhammad Erwin Ramadhan.

 

Diapun mengaku beraliran absur maupun freelace, termasuk gemar menggambar ilustrasi komik.

Meski ogah berkeliling dunia, tetapi berkeinginan kuat bisa berdomisili sambil berkarya di Singapura, kata dia.

Didesak pertanyaan, dikemukakannya lantaran negeri Singa itu meski kecil dan tak memiliki sumber daya alam, tetapi bisa sejahtera, tertib dan berdisiplin.

Bahkan katanya, pemerintahnya sangat “concern” terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, di Singapura selama ini nyaris tak berpotensi bencana gempa bumi dan tsunami, malahan tak terdapat gunungapi.

“Tetapi memiliki pusat penelitian kegunungapian, hebat kan,” ungkap Erwin, murid kelas 12 SMAN 6 Garut, antara lain menambahkan.

*******

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here