Ilmuwan Indonesia Raih Penghargaan Lingkungan Internasional

by

Garut News ( Rabu, 30/04 – 2014 ).

Rudi Putra berusaha menutup perkebunan kepala sawit ilegal di hutan tempat tinggal badak. (Yayasan Leuser Indonesia).
Rudi Putra berusaha menutup perkebunan kepala sawit ilegal di hutan tempat tinggal badak. (Yayasan Leuser Indonesia).

Usaha ahli biologi, Rudi Putra, menutup perkebunan kelapa sawit gelap penyebab kehancuran hutan besar-besaran menjadi dasar pemberian Penghargaan Lingkungan Goldman 2014.

Rudi Putra meneliti deforestasi di Ekosistem Leuser, Sumatera Utara, menghancurkan tempat tinggal badak sumatera terancam punah.

Dia mulai tertarik dengan alam, dan satwa saat di tingkat sekolah menengah di Aceh.

Rudi kemudian memelajari biologi konservasi di Institut Pertanian Bogor dan “jatuh cinta” dengan Badak Sumatera.

Dia menjadi peneliti ahli, dan memimpin tim perlindungan badak pada ekspedisi pencarian pemburu gelap di Ekosistem Leuser, hutan lindung di Provinsi Aceh, dan Sumatera Utara seluas lebih 24.000 meter persegi.

Hutan tropis Indonesia, salah satu paling beragam di dunia, tempat tinggal 12 persen spesies mamalia dikenal di dunia.

Hanya setengahnya tersisa saat ini, lantaran tingginya tingkat perusakan hutan, sekitar 8.000 meter persegi setiap tahun.

Penyebab utama tingginya deforestasi di Indonesia, sebab tingginya permintaan minyak kelapa sawit dunia, di antaranya digunakan pembuatan kue, bubur, dan keripik kentang.

Selain Rudi, terdapat lima pemenang lain dari Afrika Selatan, Rusia, India, Peru, dan Amerika Serikat.

Penghargaan dijadwalkan diberikan di San Francisco, Amerika Serikat, pada Senin malam 28 April 2014.


Editor : Yunanto Wiji Utomo
Sumber : BBC Indonesia/Kompas.com