Ibu Rumah Tangga Terlibat Jaringan Narkoba Internasional

by

Jakarta, Garut News ( Selasa, 19/11 ).

Barang Bukti. (Foto: Humas dan Dokumentasi BNN).
Barang Bukti. (Foto: Humas dan Dokumentasi BNN).

Tim gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) pusat dengan BNN Provinsi Sumatera Utara berhasil meringkus tiga tersangka diduga kuat terlibat sindikat narkoba internasional.

Berdasar keterangan Kepala BNN Provinsi Sumatera Utara, Rudi Tranggono, dua tersangka di antaranya diringkus, Kamis (14/11) lalu, di Jalan Pasar 4 Marelan Barat Perumahan Grand Puri Nomor 25 Kelurangan Rengas Puiau Kecamatan Medan Marelan, Kodya Medan.

Sedangkan satu tersangka lainnya, diamankan dari Lapas Tanjung Gusta Medan.

Di tempat kejadian perkara tersebut, BNN menyita 2,1 kg sabu, dan 11.400 butir ekstasi dari tangan DD(39), seorang ibu rumah tangga.

Selain mengamankan DD, petugas juga mengamankan suami DD berinsial KA(33), mengaku berprofesi wiraswastawan.

Dari tersangka DD, petugas pun menyita sejumlah aset berupa uang sebesar Rp32 juta, tiga unit ponsel, lembar setoran ke bank, satu unit mesin hitung uang, satu set alat hisap sabu, dua unit sepeda motor, dan dua unit mobil.

Kemudian dari tersangka KA, petugas menyita satu unit mobil, satu unit sepeda motor, dan dua unit ponsel.

Kepala BNNP Sumut, katakan sabu tersebut diperoleh dari Malaysia, dan diedarkan pada sejumlah daerah.

BNN Gelar Konfrensi Pers. (Foto: Humas dan Dokumentasi BNN).
BNN Gelar Konfrensi Pers. (Foto: Humas dan Dokumentasi BNN).

Ekstasi 11.400 butir ini, sisa lantaran 20 ribu butir lainnya berhasil terjual.

Kuat dugaan, bisnis narkoba itu dijalankan selama satu tahun.

Tim BNN mendalami kasus ini, sejak empat bulan terakhir ini.

Berdasar hasil pengembangan kasus, diketahui otak peredaran narkoba ini seorang napi Lapas Tanjung Gusta berinisial MK(49).

Napi tersebut diamankan guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Demikian dikemukakan Kabag Humas dan Dokumentasi BNN, Kombes Sumirat Dwiyanto dari Jakarta kepada Garut News, Selasa (18/11).

****** John.