Hendak “Ulin Bareng” Diduga Mendadak Belanja Sepeda Motor

0
16 views

“Bupati Membantah Keras”

Garut News ( Jum’at, 20/03 – 2015 ).

 

Ilustrasi. (Foto: John Doddy Hidayat).
Ilustrasi. (Foto: John Doddy Hidayat).

Lantaran hendak mengikuti ajang “Ulin Bareng Garut 202 Adventure Offroad 2015” ke wilayah selatan Garut, sejumlah pejabat Pemkab setempat diduga kuat  mendadak sontak membeli sepeda motor trail baru menelan biaya puluhan hingga ratusan juta rupiah.

Sedangkan pengadaan sekitar lima unit sepeda motor trail jenis Kawasaki KLX  di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda), Pemkab juga diduga menggelontorkan anggaran hingga mencapai Rp150 juta, dengan harga sepeda motor setiap unit sekitar Rp30 juta.

Barangkali belum termasuk pengadaan pakaian khusus keselamatan, dan pengamanan hanya untuk kepentingan off road.

Ilustrasi. (Foto: John Doddy Hidayat).
Ilustrasi. (Foto: John Doddy Hidayat).

Kelima sepeda motor trail itu, disebut-sebut bakal digunakan antara lain oleh Bupati Garut, Wabup, dan Sekda Garut.

Sehingga banyak kalangan memertanyakannya. Apalagi tahun sebelumnya, Pemkab menggelontorkan pula fulus sekitar Rp124 juta memenuhi pengadaan lima unit sepeda motor trail Kawasaki KLX.

Masing-masing dua unit diperuntukan ajudan bupati, dua unit untuk ajudan wabup, dan satu unit lainnya bagi pegawai Bagian Administrasi Keagamaan dan Kesejahteraan Rakyat.

Namun beberapa pejabat SKPD menyatakan takkan membeli sepeda motor trail baru. Lantaran di lingkungannya terdapat sepeda motor trail untuk keperluan tugas lapangan, katanya.

“Enggak ada pembelian baru sepeda motor trail. Di kita kan ada sejak lama,” ungkap Kepala Dinas Kehutanan Sutarman, Kamis (19/03-2015).

Tetapi dia enggan mengomentari soal ajang offroad dinilai sejumlah kalangan tak jelas tujuannya, bahkan hanya membebani SKPD.

Bupati Rudy Gunawan juga sebelumnya sempat menyatakan offroad ke wilayah selatan Garut ini, direncanakan dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Jawa Barat, serta beberapa bupati/walikota se-Indonesia.

Total jumlah peserta diperkirakan mencapai seribu lebih kendaraan, katanya pula.

Pada Apel Senin (16/03-2015) di Lapang Setda, Rudy malahan menginstruksikan setiap SKPD berpartisipasi dengan mengirimkan minimal empat unit mobil, baik individu maupun rombongan.

Dia juga menyempatkan diri membacakan SKPD mana sudah mendaftar.

Maka instruksi Rudy tersebut, sempat menimbulkan kegaduhan pada kalangan pejabat SKPD. Banyak di antara mereka kelimpungan untuk bisa memenuhinya.

Ilustrasi. (Foto : John Doddy Hidayat).
Ilustrasi. (Foto : John Doddy Hidayat).

Terutama menyangkut sumber pembiayaan kepesertaan, pemberangkatan, akomodasi dan kebutuhan lainnya.

Dari mana kita mengumpulkan uang untuk itu? Siapa pula orang didaftarkan? Tak semua orang menyukai kegiatan offroad.

Apalagi jenis kendaraannya. Jika kudu mengeluarkan dari kocek pribadi pun, kan kebutuhannya tak kecil.

Kita hitung, hanya satu mobil pun butuh dana sekitar Rp1,5 juta, gerutu seorang pejabat SKPD.

Ketua Presidium Aliansi Demokrasi Rakyat Iwan al Bantani menilai, meski kemungkinan kegiatan offroadnya tak melibatkan APBD, namun dengan diinstruksikannya para SKPD untuk ikut, dia memertanyakan jaminan apabila biayanya dari kocek pribadi.

Termasuk, jika benar di lingkungan Setda ada pembelian motor trail baru lima unit, apakah itu melalui perencanaan sebelumnya atawa tidak?

Jangan-jangan itu RKA (Rencana Kerja Anggaran-SKPD) abal-abal, katanya.

Kabag Umum Setda, Muksin, tak berada di kantornya saat hendak dikonfirmasi mengenai dugaan pembelian lima unit sepeda motor trail itu.

“Bupati Membantah Keras”

Bupati Rudy Gunawan membantah keras indikasi adanya pembelian lima unit motor itu, juga antara lain dikatakan rangkaian helatan ini diselenggarakan untuk mempromosikan beragam potensi pariwisata di Kabupaten Garut, katanya.

Bantahan atawa klarifikasi dari bupati ini, dikemukakan pada acara dialog interaktif pada radio penyiaran swasta, Jum’at (20/03-2015).

********

Noel, Jdh.