Helmi Instruksikan Pantau Kondisi Pascapemulangan Pengungsi Wamena

0
15 views
dr H. Helmi Budiman.
Kebakaran.

“Harus Memantau kondisi pascapemulangan”

Garut News ( Kamis, 10/10 – 2019 ).

Wakil Bupati Garut dr H. Helmi Budiman menginstruksikan Dinas Sosial membentuk tim pemulihan psikis warga Garut perantau di Wamena Papua, dan harus mengagendakan kunjungan langsung ke masing-masing tempat tinggal mereka memantau langsung perkembangan kondisinya pascapemulangan.

Penegasan tersebut ditandaskan Helmi saat menyambut kedatangan 18 warga perantau asal Garut yang dipulangkan dari Wamena, di Setda Garut, Rabu (09/10/2019) malam sekitar pukul 22.30 WIB.

“Alhamdulillah, secara fisik dan berdasar pemeriksaan medis semua warga dijemput ini berkondisi sehat walafiat,” ungkapnya.

Dia pun memerintahkan sejumlah camat berkaitan agar mengantarkan warga perantau itu, hingga benar-benar tiba di masing-masing alamatnya berkeadaan selamat.

Ada 18 warga perantau Garut dipulangkan dari Wamena. Mereka berasal dari Kecamatan Sukaresmi sepuluh orang, Bayongbong tiga orang, Samarang satu orang, Sukawening satu orang, Pasirwangi satu orang, Tarogong Kaler satu orang, dan dari Kecamatan Malangbong satu orang.

“Umumnya berada di Wamena berdagang,” kata Kepala Bidang Jaminan Perlindungan Sosial Dinas Sosial Garut, Heri Gunawan.

Sebelum tiba di Garut, mereka diserahterimakan Tim Dinas Sosial Jabar ke Pemkab Garut di Pakuan Kota Bandung.

Turut menyambut kedatangannya di antaranya Dandim 0611 Garut Letkol Infanteri Erwin Agung Teguh Wiyono Andrianto, Kapolres AKBP Dede Yudy Ferdiansyah, dan sejumlah pejabat Pemkab setempat.

“Ludes Terbakar”

Dari Garut juga dilaporkan, warga dikejutkan kebakaran meranggas dua unit bangunan rumah panggung di Kampung Karoya Girang RT 01.06, Desa Karyamukti Cibatu, Kamis (10/10-2019).

Meski tak ada laporan korban jiwa maupun luka pada peristiwa terjadi sekitar pukul 08.30 WIB itu. Namun kedua rumah, masing-masing seluas 15 m2 milik Ajang (42), dan rumah 24 m2 milik Wahid (46) menjadi rata dengan tanah berikut isinya.

Para penghuni rumah pun kini hanya bisa tinggal mengungsi sementara di rumah kerabat atau tetangganya.

Sekretaris Pemerintah Desa Karyamukti Mamat Rahmat, katakan kebakaran diduga disebabkan percikan api pada arus pendek listrik di salah satu rumah.

Kebakaran juga nyaris menghanguskan tiga bangunan rumah lain juga berdekatan. Untung, kebakaran dengan cepat ditangani warga bersama unsur pemerintahan desa setempat dibantu petugas pemadam kebakaran sehingga tak menjalar lebih luas.

Ketiga rumah terdampak kebakaran masing-masing milik Rohman, Suherman, dan Komarudin. Masing-masing pula dinding rumah sempat terkena jilatan api.

“Kerugian material akibat kebakaran ini sekitar Rp100 juta,” katanya.

*******

(Abisyamil, JDH/Fotografer : John Doddy Hidayat).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here