Helmi Budiman Syukuri Peroleh Nomor Urut Satu

0
47 views
Sangat Mensyukuyri Peroleh Nomor Urut 1 (Satu).

Garut News ( Selasa, 13/02 – 2018 ).

Sangat Mensyukuri Peroleh Nomor Urut 1 (Satu).

dr H. Helmi Budiman menyatakan, dirinya bersama H. Rudy Gunawan, SH, MH, MP sangat bersyukur bisa memeroleh nomor urut satu dalam Rapat Pleno Terbuka Pengundian dan Pengumuman Nomor Urut Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Garut pada Pilkada Serentak 2018 di Gedung Intan Balarea, Selasa (13/02/2018).

Lantaran nomor satu tersebut, dimaknainya sebagai yang terbaik maupun ‘paling baik’ sehingga dipastikan dapat memotivasi ‘pasangan calon’ (paslon) Bupati/Wakil Bupati  ‘Rudy Gunawan bersama Helmi Budiman’ (RGHB).

“Guna melanjutkan pembangunan selama rentang waktu 2019 – 2024 mendatang untuk kian menjadikan Kabupaten Garut berkemajuan,” ungkap Helmi Budiman ketika didesak pertanyaan Garut News, seusai Rapat Pleno Terbuka tersebut.

Mantan Ketua DPRD Garut, H. Dedi Suryadi Mendukung RGHB.

Diungkapkannya, nomor urut satu paslon Bupati dan Wakil Bupati pada Pilkada serentak ini, juga bisa dimaknai sebagai ‘Ekspektasi’ maupun harapan besar terwujudnya upaya maksimal peningkatan pertumbuhan pengembangan ekonomi kerakyatan.

Serta semakin meningkatkan penyerapan tenaga kerja, sebagai upaya menciptakan pemerataan kesejahteraan masyarakat, sebagai salah satu prioritas program utama paslon RGHB.

Foto Bersama.

Sehingga bisa maksimal menurunkan koefisien gini, sebagai formula guna menghilangkan tingginya intensitas kesenjangan sosial ekonomi masyarakat di seluruh kabupatennya, imbuh Helmi Budiman.

Sedangkan upaya nyata meningkatkan kualitas derajat kesehatan masyarakat, juga semakin dipacu. Termasuk melalui layanan kesehatan pada fasilitas setiap Puskesmas yang kini telah direnovasi maupun direhabilitasi sehingga lebih memadai, ungkapnya pula.

Kuatnya Soliditas TIM RGHB.

Sebelumnya pada rapat dipimpin Ketua KPU Garut Hilwan Fanaqi itu, Paslon petahana RGHB diusung Gerindra – PKS – Nasdem mendapatkan nomor urut 1 (satu).

Iman Alirahman – Dedi Hasan Bahtiar (IHSAN MASAGI) diusung Golkar – PDIP memeroleh nomor urut 2 (dua), Suryana – Wiwin Suwindaryati dari jalur perseorangan mendapatkan nomor urut 3 (tiga).

Penuh Optimisme.

Serta Agus Hamdani – Pradana Aditya Wicaksana diusung PPP – PAN – Hanura (AHAD AKUR) memeroleh nomor urut 4 (empat).

Usai mendapat kepastian perolehan nomor urut, pada kesempatan itu juga, masing-masing paslon menerima petugas pengawal pribadi (walpri) dari kepolisian diserahkan langsung Kapolres Garut AKBP Budi Satria.

Petahana pasangan Rudy – Helmi pun mendapatkan walpri baru. Walpri-nya yang lama dikembalikan ke kepolisian.

Lanjutkan.

Hilwan mengingatkan, masa kampanye Pilbup Garut 2018 resmi dimulai sejak 15 Februari 2018. Namun dia menawarkan hari pertama masa kampanye tersebut dimanfaatkan menggelar Deklarasi Kampanye Damai diikuti semua paslon. Diagendakan berlangsung di Mapolres setempat.

Secara terpisah, KPU Kabupaten Garut menyatakan menerima salinan buku ‘rekening khusus dana kampanye’ (RKDK) dari empat paslon Bupati dan Wakil Bupati Garut pada Pilbup Garut 2018.

Bersama Ketua KPU Kabupaten Garut.

RKDK dari masing-masing empat paslon tersebut, diterima KPU pada hari penetapan dan pengumuman paslon Pilbup Garut 2018 di Gedung Intan Balarea, Senin (12/02-2018).

Namun KPU juga mengingatkan para paslon menyiapkan ‘Laporan Awal Dana Kampanye’ (LADK)-nya masing-masing yang mesti disampaikan ke KPU sesuai jadwal, pada Rabu (14/02-2018), bertepatan sehari sebelum masa kampanye dimulai, Kamis (15/02-2018).

“Kita sudah menerima RKDK dari semua paslon,” kata Ketua KPU Hilwan Fanaqi didampingi Sekretaris Ayi Dudi Supriadi, Selasa (13/02-2018).

Salinan buku RKDK diterima KPU ini, dari paslon nomor urut 1 Rudy Gunawan – Helmi Budiman diusung Gerindra – PKS – Nasdem, Paslon nomor urut 2 Iman Alirahman – Dedi Hasan Bahtiar diusung Golkar – PDIP.

Kemudian paslon nomor urut 3 Suryaman – Wiwin Suwindaryati dari jalur perseorangan, dan paslon nomor urut 4 Agus Hamdani – Pradana Aditya Wicaksana diusung PPP – PAN -Hanura.

Sedangkan pasangan usungan Demokrat – PKB, Agus Supriadi – Imas Aan Ubudiyah gagal ditetapkan KPU sebagai paslon. Paslon tersebut dinyatakan tak memenuhi syarat sebagai paslon.

Sebelum penetapan paslon, Agus-Imas tercatat merupakan bakal paslon pertama yang memenuhi kewajiban membuka nomor RKDK dibandingkan bapaslon lainnya.

RKDK, salah satu dokumen syarat pencalonan. Salinan RKDK juga akan menjadi lampiran pada LADK, dan Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK).

Sesuai Peraturan KPU Nomor 5/2017 tentang Dana Kampanye Peserta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota.

RKDK dibuka pada bank umum atas nama paslon dengan spesimen tandatangan dilakukan bersama parpol atau gabungan parpol pengusul paslon, dan salah satu calon dari paslon.

Pembukaan rekening dilakukan petugas ditunjuk parpol atau gabungan parpol bersangkutan. Bagi paslon perseorangan juga diwajibkan membuka RKDK pada bank umum.

Paslon usungan parpol/koalisi parpol maupun perseorangan hanya boleh membuka satu nomor rekening untuk RKDK.

********

NZ,JDH/Fotografer : John Doddy Hidayat.