Helmi Budiman : Garut Berpotensi Kembangkan Energi Alternatif

Garut News ( Selasa, 19/08 – 2014 ).

Helmi Budiman. (Foto : John Doddy Hidayat).
Helmi Budiman. (Foto : John Doddy Hidayat).

Wakil Bupati Garut, dr H. Helmi Budiman katakan, Pemkab setempat menetapkan arah kebijakan pembangunan sumber daya alam, dan lingkungan hidup hingga 2014.

Pada upaya peningkatan daya dukung dan pengelolaan mendukung pembangunan ekonomi juga pengarusutamaan pembangunan berkelanjutan.

Dikemukakan Helmi, ketika membuka “Forum Group Discusion” (FGD) pembangunan bersih dan energi terbarukan, digelar jajaran Kementerian Lingkungan Hidup RI di Garut Senin (18/08-2014).

Namun kabupatennya ditetapkan Provinsi Jawa Barat sebagai kawasan konservasi.

Dari 307.407 hektare luas wilayah, lebih 81 persen sebagai kawasan lindung, dipastikan berdampak signifikan pada arah kebijakan pembangunan.

Lantaran kata dia, kondisi tersebut sangat bertolak belakang dengan laju pertumbuhan penduduk sangat membutuhkan ketersediaan sandang, papan, dan pangan dengan memanfaatkan sumber daya alam.

Sebab dengan sekitar 2,4 penduduk, mereka pun selama ini memerlukan pemanfaatan ruang bagi pemenuhan kebutuhannya.

Sehingga terdapat tujuh strategi kebijakan bakal dilaksanakan guna mensiasati upaya tersebut, katanya.

Di antaranya pada upaya penguatan kelembagaan pengelolaan; penguatan sistem penegakan hukum dan pemerintahan; pengendalian pencemaran dan kerusakan lingkungan dengan menerapkan teknologi ramah lingkungan; peningkatan pemanfaatan sumber daya alam terbarukan; peningkatan peran serta masyarakat.

Serta peningkatan upaya pemulihan kulitas lingkungan dan pengurangan resiko bencana pada aspek adaptasi perubahan iklim.

Menurut Helmi Budiman, penggunaan teknologi ramah lingkungan, pemanfaatan ruang dan sumber daya alam sesuai daya dukung, dan daya tampung lingkungan menjadi hal mutlak, katanya pula.

Kerena itu, kebijakan Nasional dalam rangka pembangunan bersih serta pengembangan energi terbarukan sangat tepat apabila diterapkan di Kabupaten Garut.

“Terkait kelistrikan misalnya, mengurangi ketergantungan kebutuhan listrik bersumber Panasbumi, bisa menyikapi melalui pengembangan energi alternatif seperti mikro hidro, bio massa dan lain sebagainya, tinggal bagaimana kita melakukan upaya intensifikasi dan diversifikasi,”  kata dia.

Sedangkan pemanfaatan pembangkit tenaga listrik tenaga mikro hidro menjadi prioritas utama mampu memasok kebutuhan listrik untuk penerangan masyarakat pedesaan dan daerah terpencil.

Sebagai daerah pertanian, Kabupaten Garut juga potensial bagi pengembangan biogas dari sektor peternakan.

******

FA, Jdh.

Related posts

Leave a Comment