Harga LPG Kemasan Tiga Kilogram Capai Rp25 Ribu

Garut News ( Senin, 01/09 – 2014 ).

Foto : John Doddy Hidayat.
Foto : John Doddy Hidayat.

Penduduk Kabupaten Garut, Jawa Barat, kembali diresahkan sangat kesulitan  mendapatkan gas Elpiji kemasan tiga kilogram.

Kalaupun ada, harganya meroket berkali lipat dari harga normal, bahkan mencapai Rp25.000 per tabung.

Ternyata kelangkaan tersebut, tak hanya dialami masyarakat pelosok selatan Garut, melainkan juga mulai merambah penduduk perkotaan di wilayah tengah Garut.

Sejak kawasan Kecamatan Garut Kota, Karangpawitan, Tarogong Kidul, Tarogong Kaler, serta wilayah kecamatan lain sekitarnya.

Gejala sulitnya memeroleh gas elpiji tiga kilogram mulai dialami sejak sekitar dua pekan terakhir. Sehingga warga pun sangat kesal atawa jengkel atas kelangkaan gas kerap terjadi tanpa mengenal musim itu.

Mendapatkan gas Elpiji, tak jarang warga terpaksa mencarinya ke luar daerah tempat tinggalnya, bahkan lintas kecamatan.

Masyarakat Desa Haurpanggung Tarogong Kidul, Saepuloh(45) mengaku, terpaksa berkeliling pada sejumlah tempat mencari gas Elpiji tiga kilogram, namun sangat sulit diperoleh.

Kalaupun ada, ternyata harganya melonjak tajam.

Ungkapan senada dialami Karwati(55), penduduk Kelurahan Regol Garut Kota. Selain sulit didapat, gas diperolehnya dengan harga amat mahal, mencapai Rp25.000 per tabung.

Harga ini sangat jauh di atas “Harga Eceran Tertinggi” (HET) nya, berdasar SK bupati setempat, Rp14.350-14.500 per tabung di pangkalan.

Terkait kelangkaan gas elpiji kemasan tabung tiga kilogram tersebut, warga berharap Pemkab Garut segera turun tangan mengambil langkah mengatasinya.

Belum diketahui pasti penyebab kelangkaannya. Namun diduga lantaran banyak warga awalnya menggunakan gas Elpiji 12 Kg.

Posisi kuota gas Elpiji kemasan tabung tiga kilogram di Garut saat ini mencapai sekitar 130 ton per hari.

Pada akhir 2013, Pemkab Garut sempat mengajukan penambahan kuota ke Pertamina menjadi sekitar 170 ton per hari.

Namun permintaan tersebut tak dikabulkan, katanya.

******

Noel, Jdh.

Related posts

Leave a Comment