Hanya Garam Konsumsi Beryodium Tak Naik Harga

“Kabag Perekonomian Serukan Masyarakat Bijak, dan Tak Memaksakan Diri”

Garut News ( Senin, 23/06 – 2014 ).

Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Garut, Firman Karyadin.
Kabag Perekonomian Setda Kabupaten Garut, Drs Firman Karyadin.

Dari 47 jenis komoditi bahan pokok, juga empat jenis bahan bangunan di Kabupaten Garut, Jawa Barat, hanya garam konsumsi beryodium, yang tak mengalami kenaikan harga.

Sedangkan selebihnya mengalami peningkatan harga pada kisaran Rp2 ribu hingga belasan ribu ripiah, pada setiap komoditi menjelang Puasa Ramadhan ini, Senin (23/06-2014).

Di antaranta daging ayam ras, kini bertengger pada harga Rp35 ribu per kilogram, padahal sebelumnya bisa diperoleh dengan harga Rp23.500 per kilogram.

H. Dayat.
H. Dayat.

Disusul harga telur ayam ras semula Rp17 ribu per kilogram kini menjadi Rp18.500 per kilogram, ungkap Kepala UPTD Pasar Ciawitali Guntur, H. Dayat, S.Sos didampingi Kepala Subag Tata Usaha UPTD setempat, Ahmad Wahyudin kepada Garut News di ruang kerjanya, Senin (23/06-2014).

Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Garut, Drs Firman Karyadin menyerukan masyarakat agar bijak menyikapi kenaikan harga pokok, sekaligus janganlah memaksakan diri.

Biasa-biasa saja menghadapi, dan melaksanakan ibadah Puasa Ramadhan, tak berlebihan berbelanja pangan dan sandang.

Ahmad Wahyudin.
Ahmad Wahyudin.

Melainkan paling penting, hendaknya bisa meningkatkan ketaqwaan juga keimanan pada Allah SWT, terutama selama melaksanakan ibadah Puasa Ramadhan, imbuh Firman Karyadin.

Dikemukakan, lantaran setiap menjelang Puasa Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri, terdapat disparitas antara suplay dan demand, atawa persediaan bahan pokok dengan permintaan tak berbanding lurus.

Menyusul terjadinya peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap bahan pokok tersebut.

Masih menurut Firman Karyadin, pihaknya senantiasa berkoordinasi dengan Disperindag, antara lain supaya tak terjadi penumpukan.

Pada bagian lain keterangannya, H. Dayat beserta Ahmad Wahyudin juga katakan, daging sapi pun kini harganya Rp97 ribu per kilogram meningkat dari Rp95 ribu per kilogram.

Kemudian telur ayam kampung Rp1.700 per butir dari semula Rp1.000 per butir, sedangkan garam konsumsi beryodium masih tetap bertengger pada kisaran harga Rp600 hingga Rp800 per 250 gram, ungkapnya.

Daging ayam kampung pun harganya meningkat dari Rp35 ribu menjadi Rp40 ribu per kilogram, cabe merah gepeng Rp15 ribu per kilogram dari semula Rp13 ribu per kilogram.

Cabe merah keriting Rp8 ribu dari Rp5 ribu per kilogram, cabe rawit hijau Rp12 ribu dari Rp8.500 per kilogram, cabe rawit merah Rp10 ribu dari semula Rp8 ribu per kilogram, serta cabe rawit campuran Rp12 ribu dari semula Rp8.500 per kilogram.

Selanjutnya tomat Rp5 ribu dari semula 3.500 per kilogram, wortol Rp4 ribu dari semula Rp3 ribu per kilogram, serta kol Rp3.500 dari semula Rp2.500 per kilogram.

Buncit Rp6 ribu dari semula Rp4 ribu per kilogram, kacang tanah kupas Rp20 ribu dari semula Rp17.500 per kilogram, dan kacang kedelai Rp9 ribu per kilogram, demikian H. Dayat serta Ahmad Wahyudin, menambahkan.

******

Esay/Foto : John Doddy Hidayat.

Related posts

Leave a Comment