Habitat Macan Tutul Terganggu Mereka Turun Gunung

0
133 views

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Kamis, 12/11 – 2015 ).

Syivana Ratina.
Syivana Ratina.

Kepala “Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam” (BBKSDA) Provinsi Jawa Barat, Dr Ir Syivana Ratina, MSi katakan, lantaran habitat macan tutul terganggu sehingga mereka terpaksa turun gunung, atawa ke luar hutan mencari makan.

Kondisi terbaru terdapat empat macan tutul di Garut, Ciamis dan Bandung memangsa ternak milik penduduk.

Ditemui disela pertemuan persiapan “Survey dan Inventarisasi Keanekaragaman Hayati di Kawasan Darajat, Cagar Alam Gunung Papandayan Garut”, Rabu (11/11-2015), juga dikemukakan satu di antaranya tewas diracun warga, sedangkan sisanya diamankan petugas BKSDA dan mendapat perawatan.

Kini banyak satwa dilindungi ke luar hutan sebab habitatnya terganggu, kemudian mencari makan di luar hutan, katanya.

Mereka turun gunung antara lain terdiri macan tutul Gunung Sawal diamankan penduduk, kemudian dibawa ke Taman Satwa Cikembulan, Garut, untuk dirawat serta diselamatkan.

Disusul dari kawasan hutan Kawah Putih, Bandung, anak macan berhasil ditangkap warga kemudian diserahkan pada petugas .

Di Kecamatan Cikelet, diketemukan macan tutul dewasa tewas diracun penduduk, lantaran memangsa 19 ekor kambing, katanya pula.

Sedangkan temuan anak macan di kawasan kebun milik warga Gunung Sawal, Kabupaten Ciamis, berkondisi kedua matanya buta dan lemas bahkan penuh cedera, sebab tak bisa mencari makan, kini jalani pemulihan pada lembaga konservasi Taman Satwa  Cikembulan.

Manager Taman Satwa Cikembulan, Rudy Arifin, SE mengemukakan meski macan tutul ini penuh cedera, namun pihaknya tetap konsisten dengan komitmennya berupaya keras memulihkan, merawat serta memeliharanya.

Kini kondisi satwa tersebut, bisa dihentikan pasokan infusannya, malahan telah dapat dengan sangat lahap mengonsumsi setiap disajikan makanan, mengindikasikan kian beranjak pulih.

Kehadiran baru macan tutul itu, menjadikan Taman satwa Cikembulan sekarang memiliki koleksi tujuh macan tutul termasuk seekor macan kumbang, dua di antaranya berjenis kelaman betina, ungkap Rudy Arifin, antara lain menambahkan.

********

Pelbagai Sumber.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here