Guru Honorer : Monyet Dilindungi dan Berpayung Hukum

0
107 views
Bentangan Spanduk Guru Honorer.

Garut News ( Selasa, 18/09 – 2018 ).

Bentangan Spanduk Guru Honorer.

Kalangan guru honorer lantang berorasi, juga membentangkan spanduk bertuliskan “Saya Stres dan Galau Karena Iri Sama Monyet yang Dilindungi dan Punya Payung Hukum”.

Juga tagar : Ganti Honorer Jadi PNS.

Mereka tergabung pada sedikitnya 12.700 pendidik yang sebagian besar berstatus guru honorer dari seluruh Kabupaten Garut berunjukrasa mengepung komplek Gedung DPRD kabupaten setempat, Selasa ( 18/09 – 2018 ).

Bupati Rudy Gunawan Menyimak Aspirasi Disampaikan Ketua PGRI Jawa Barat, Selasa (18/09-2018).

Bupati Rudy Gunawan saat menerima perwakilan pengunjukrasa di ruang rapat paripurna DPRD katakan, akan mengeluarkan SK Penugasan bagi para guru honorer dengan pertimbangan hasil study banding para anggota DPRD, dan pejabat pemerintah Garut.

”Per 1 Oktober 2018, SK Penugasan bagi guru honorer akan dikeluarkan Pemkab Garut,” katanya.

Pengunjukrasa Kepung Gedung DPRD Garut.

Garut, kata dia baru saja menerima SK Kemenpan-RB terkait kuota CPNS katagori 2 sebanyak 230 dan lainya untuk umum.

”Kuota 230 tersebut diterima bersama penunjukan kuota sekolahnya, sedangkan yang diusulkan 1.200,” katanya pula.

Sehari sebelumnya Bupati menyatakan mulai Senin, ( 17/09 – 2018 ), Plt. Kepala Dinas Pendidikan Garut di ganti oleh Buldan Ali Junjunan yang sebelumnya di Jabat Djadjat Darajat.

Perwakilan Pengunjukrasa.

Melalui Surat Perintah Nomor : 800/2826/BKD, memerintahkan Burdan Ali Junjunan terhitung mulai 17 September 2018 dan sampai adanya pejabat definitif Kepala Dinas Pendidikan.

Melaksanakan tugas sebagai Pejabat Pelaksana Tugas Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, disamping melaksanakan tugas jabatannya sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Kabupaten Garut.

Buldan Ali Junjunan (paling kanan).

Bupati juga katakan, pemberhentian Djatdjat salah satunya dipicu kejadian yang sekarang berkembang, tetapi hal itu sepenuhnya bukan kesalahan dari Plt. Disdik akan tetapi hanya kesalahpahaman.

Dijelaskan, diangkatnya Burdan Ali Junjunan sebagai Plt. Kadisdik karena hubungannya dengan kepegawaian.

”Dulu , Saya mengangkat Djadjat Darajat sebagai Plt. Kadisdik karena ada keinginan memicu IPM bidang Pendidikan dengan menggiatkan RT, RW dan Desa dalam mengikuti Paket A, B dan C melalui Kegiatam Belajar Mengajar (KBM)”, bebernya.

********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here