Gerusan Ombak Santolo Garut Kembali Telan Korban

0
60 views
Ilustrasi, Berhati-hatilah Setiap Hendak "Berfoto Selfie".

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Jum’at, 12/05 – 2017 ).

Ilustrasi, Berhati-hatilah Setiap Hendak "Berfoto Selfie".
Ilustrasi, Berhati-hatilah Setiap Hendak “Berfoto Selfie”.

Terdapat seorang pegawai Bank Rakyat Indonesia (BRI) unit Cisewu Budi Aliman (27), yang dinyatakan hilang tenggelam tergerus arus ombak pantai Santolo Cikelet selatan Garut saat berfoto selfie di atas sepeda motor, namun hingga kini masih belum ditemukan.

Warga bersama petugas BPBD Garut, dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Cikelet hingga Jum’at (12/5/17) petang masih terus berupaya melakukan pencarian sekitar lokasi kejadian, serta menyusuri sepanjang perairan pantai terkenal dengan berombak besar itu.

“Belum ditemukan. Masih terus dilakukan pencarian,” kata Camat Cikelet Iwan Trisnadiwan.

Dikemukakan, kecelakaan laut menimpa korban pada Kamis (11/05-2017) sekitar pukul 09.00 WIB. Ketika korban berfoto selfie di atas sepeda motor trail hasil modifikasi sepeda motor Tiger-nya di pinggir pantai di daerah Bobos Penjaringan Kampung Santolo Pangaweran Desa Pamalayan Cikelet.

Tanpa diduga, ombak besar tiba-tiba datang menggulungnya. Korban beralamat di Kecamatan Garut Kota itu pun terseret bersama sepeda motornya, dan langsung menghilang ke tengah laut. Di bibir pantai tersebut hanya tertinggal sebuah jaket, dan helm sebelumnya sempat dikenakan korban, serta sebuah telepon genggam milik korban.

Seorang nelayan mengetahui kejadian ini langsung memberitahukannya ke warga serta melaporkannya ke pihak Pol Airud setempat. Upaya pencarian pun langsung dilakukan dibantu warga bersama petugas BPBD Garut serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Cikelet.

Kepala Disparbud Budi Gan Gan katakan, meski pantai Santolo merupakan salah satu kawasan wisata pantai di Kabupaten Garut, ada beberapa titik di kawasan ini tak direkomendasikan bagi pengunjung karena dinilai tak aman. Salah satunya lokasi tempat kecelakaan laut menimpa Budi Aliman itu.

“Lokasi itu tak aman. Pemerintah daerah memasang rambu-rambu peringatan di sana,” katanya.

Karena itu, guna mencegah kejadian sama berulang, diingatkan masyarakat berkunjung ke kawasan pantai atau kawasan wisata pantai agar selalu mengenali terlebih dahulu daerah dikunjunginya, serta memerhatikan pelbagai larangan atau rambu-rambu peringatan terpasang di lokasi bersangkutan, imbuhnya.

**********

(NZ).