Gedung PKL Garut Megah Tetapi Terindikasi Rapuh

0
66 views

Garut News ( Selasa, 29/09 – 2015 ).

Foto : John Doddy Hidayat.
Foto : John Doddy Hidayat.

Meski masih belum mencapai selama tiga bulan sejak diresmikan Bupati Garut Rudy Gunawan, atawa pada 15 Juli 2015 lalu, ternyata gedung para “Pedagang Kaki Lima” (PKL) Intan Medina Garut di Jalan Guntur berkondisi mengalami kerusakan pada bagian atap.

Bahkan ironis, sejak diresmikan, gedungnya pun nyaris masih kosong lantaran hanya sedikit PKL yang sudi menempati dengan alasan kelengkapan fasilitas belum memadai. Aktivitas perdagangan di sana juga terbilang sunyi sepi.

Kerusakan terjadi pada atap gedung bagian kiri atau sebelah barat. Beberapa pekerja tampak melakukan perbaikan atas atap gedung hanya tinggal kerangka itu.

“Kelihatannya memang megah. Tetapi kalau dilihat atapnya seperti itu, saya khawatir nanti kalau hujan enggak bakal kuat,” kata Asep (45) salah seorang pedagang, Selasa (29/09-2015).

Foto : John Doddy Hidayat.
Foto : John Doddy Hidayat.

Sejak awal, kehadiran gedung berkapasitas sekitar 228 PKL menelan dana APBD Garut Rp2,2 miliar lebih tersebut, mengundang banyak kontroversi. Selain lokasinya berdampingan dengan SDN Sukamentri 3,4,5, tampilan bangunan gedung juga mirip tenda jemaah haji di Arab Saudi.

Malahan sebagian kalangan juga menilai keberadaan gedung PKL Intan Medina dibangun dengan uang rakyat itu, cenderung mubazir, dan kerap dijadikan anak-anak sebagai tempat bermain.

Sepinya transaksi jual beli di lingkungan gedung pun acap dikeluhkan sejumlah PKL.

“Jangankan yang beli, yang datang pun tak ada. Yang datang paling-paling hanya keluarga para pedagang sendiri atau tetangga ingin melihat keadaan gedung dari dekat,” ungkap seorang pedagang, Ujang (35).

Hingga berita ditulis, belum ada tanggapan dari Pemkab setempat mengenai kerusakan atap gedung PKL ini.

********

Noel, Jdh.