Gedung PKL Garut Kerap Dijadikan Transaksi Badani

0
81 views

Garut News ( Sabtu, 07/04 – 2018 ).

Foto berita Garut News pada akhir pekan ini, Sabtu (07/04 – 2018), menampilkan Gedung “Pedagang Kaki Lima” (PKL) Intan Medina Satu maupun Gedung PKL 2 di Jalan Guntur Garut Kota, Jawa Barat, yang kini keberadaannya kembali banyak dipertanyakan penduduk maupun pelbagai kalangan.

 

Pada siang hari, gedung termasuk halamannya kerap menjadi arena bermain anak-anak, juga tempat parkir liar beragam jenis kendaraan. Bahkan di malam hari lebih parah lagi. Acap hanya menjadi tempat nongkrong berandalan, mereka malahan sambil bermabuk-mabukan. Tak jarang pula terdapat aktivitas transaksi badani atawa mesum.

“PKL Satu maupun PKL Dua kondisinya sama. Siang kosong. Sepi tak ada pedagang. Apalagi malam, sering jadi tempat orang-orang enggak jelas. Mabuk-mabukan, dan perbuatan asusila,” ungkap Yayan (46) warga Kelurahan Pakuwon Garut Kota, Jum’at (06/04-2018).

Dia menyayangkan kondisi memerlihatkan mubazirnya keberadaan Gedung PKL itu. Kumuh, dan terkesan menjadi sarang perbuatan mesum. Padahal anggaran dikeluarkan dari APBD untuk pembangunan kedua gedung mencapai RP4 miliar lebih, atau masing-masing gedung menelan dana Rp2 miliar lebih.

Belum termasuk pengadaan sarana prasarana termasuk penataan halaman berikut fasilitas lainnya.

Menyusul kondisi kedua Gedung PKL ini, Camat Garut Kota Bambang Hapid katakan, pihaknya sering melakukan pemantauan ke lokasi namun tak setiap malam. Diakuinya sempat di lokasi ada yang terjaring razia.

Gedung PKL 2.

“Sering dipantau. Pernah ada yang kena razia. Tetapi memang tak setiap malam dikontrol,” kata dia.

*******

NZ/Fotografer : John Doddy Hidayat.