Gebyar HKN Garut, Ormas Deklarasikan Dukungan Pembangunan Kesehatan

0
117 views
Deklarasi 15 Ormas Garut.

Garut News ( Kamis , 22/11 – 2018 ).

Deklarasi 15 Ormas Garut.

Pada rangkaian Gebyar Memperingati “Hari Kesehatan Nasional” (HKN) ke-54 tahun ini, antara lain diselenggarakan kegiatan peningkatan peran dunia usaha dan “Organisasi Masyarakat” (Ormas)  dalam Pembangunan Kesehatan Tingkat Kabupaten Garut  2018, Bahkan Ormas kabupaten setempat pun mendeklarasikan dukungannya terhadap upaya pembangunan kesehatan.

Deklarasi Ormas Kabupaten Garut tersebut, terdiri GOW, TP PKK, DWP Kabupaten Garut, Muslimat, Fatayat NU, PD Aisyiah, Perip, PD Pasundan Istri, WKRI, Wanita MKGR, Harpi Melati, HWK, APPI, Perwosi, dan Perwira Kabupaten Garut.

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama.

Lima belas Ormas itu, menyatakan siap untuk berperan serta, dan bekerjasama dalam upaya pembangunan kesehatan, dengan mengoptimalkan sumber daya dan potensi yang ada pada organisasinya, untuk mewujudkan Masyarakat Garut yang sehat dan sejahtera.

Deklarasi ini pun ditindaklanjuti dengan penandatanganan perjanjian kerjasama promosi kesehatan antara Dinas Kesehatan  Kabupaten Garut dengan setiap seluruh Ormas tersebut.

H. Mahmud Mewakili Bupati Garut.

Bupati Garut diwakili Staf Akhli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia pada Setda kabupaten setempat, Drs H. Mahmud, M.Si, MM.Pd antara lain mengingatkan, berdasar hasil Rakernas 2018 pada Maret lalu mengangkat tema perlu adanya sinergitas pusat dan daerah dalam mewujudkan “Health Coverage”.

Melalui percepatan eliminasi Tuberculosis (TBC), Penurunan Stunting, dan peningkatan cakupan serta mutu imunisasi, yang menjadi isue kesehatan atau masalah kesehatan prioritas harus ditanggulangi tahun  2018.

Istuti Kurniati.

Di Kabupaten Garut pada 2017 tercatat 124 kasus TBC berdasar angka notifikasi kasus TBC, dengan prosentase penemuan kasus sebesar 90,29 persen pada 2016.

Kasus  Stunting, Kabupaten Garut merupakan kabupaten dengan kejadian kasus tertinggi di Jawa Barat, berindeks 43,17.

Dr H. Asep Surahman.

Sedangkan untuk imunisasi, pada 2017  capaian desa yang memenuhi Universal Child Immunization (UCI) baru 86,2 persen dari target 95 persen, untuk itu kita sangat perlu meningkatkan capaian imunisasi, kita pun harus meningkatkan kualitas layanannya.

Ketika membuka kegiatan peningkatan peran dunia usaha dan (Ormas), diingatkan pula pada 2025 Indonesia akan mendapatkan bonus demografi, dapat kita bayangkan penduduk yang bagaimana kondisi kesehatannya jika hal ini kita biarkan.

Detail Mendekomentasikan Gebyar HKN Tahun Ini.

Plt. Kepala Bidang “Kesehatan Masyarakat” (Kesmas) Dinkes Garut Istuti Kurniati, SKM, MH. Kes.  katakan, HKN ke-54 bertemakan “Aku Cinta Sehat” dengan Subtema “Ayo Hidup Sehat, Mulai Dari Kita”.

Kita senantiasa harus mengajak masyarakat untuk hidup sehat, dimulai dari hal kecil tetapi berdampak besar dalam upaya peningkatan derajat kesehatan.

Diselingi senam Germas.

Permasalahan kesehatan hanya bisa diatasi dengan dukungan dan keterlibatan seluruh komponen masyarakat, termasuk dukungan dan partisipasi dunia usaha serta Ormas.

Lantaran potensi yang ada di masyarakat sangat besar (70 persen), untuk itu optimalisasi dan pengembangan potensi yang ada di masyarakat harus dibina dan ditingkatkan, imbuh Istuti Kurniati.

Juga Diwarnai Hiburan.

Dikemukakan, helatan yang diikuti 100 peserta ini bertujuan meningkatkan komitment. Baik lintas program maupun lintas sektor termasuk dunia usaha dan organisasi masyarakat dalam upaya peningkatan dan pengembangan PHBS melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Termasuk peran serta dalam upaya penanganan masalah kesehatan prioritas 2018, yaitu Stunting, peningkatan imunisasi dan eliminasi TBC.

Ada Paduan suara.

Dengan sasaran primer perwakilan dari dunia usaha dan ormas mitra kesehatan, dengan 100 peserta potensial mitra kesehatan

Rangkaian kegiatan itu, bersumber APBN yang berasal dari DPA pada Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2018.

Berdialog.

Istuti Kurniati dengan sangat detail mempresentasikan Peran Dunia Usaha dan NGO dalam meningkatkan daya jangkau serta kualitas promosi kesehatan.

Sedangkan Kepala Seksi  Surveilans Imunisasi pada Dinkes Garut, Dr H. Asep Surahman, SKM, MKM juga detail memaparkan mengenai Stunting, TBC, dan Imunisasi.

Membangun Komunikasi.

Kemudian berlangsung diskusi maupun dialog dengan para peserta berlangsung di Hotel Harmoni Cipanas Garut, Kamis ( 22/11 – 2018 ).

********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here