Gas Tiga Kilogram Kian Menjadi Barang Langka

0
17 views

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Senin, 13/06 – 2016 ).

Ilustrasi.
Ilustrasi.

– Gas elpiji tiga kilogram kini kian menjadi barang langka di Kabupaten Garut, Jawa Barat, lantaran guna mendapatkan komoditi tersebut, selain semakin sulit diperoleh juga harganya  mahal.

Sehingga ratusan penduduk pun terpaksa kudu rela mengantre hingga selama lebih dua jam pada operasi pasar digelar di Alun-alun Kecamatan Wanaraja, Selasa (14/06-2016).

“Alhamdulillah masih ada gas, murah lagi. Saya enggak apa-apa nunggu sampai dua jam lebih,” ungkap Enok Kurniatin (55) warga Kampung Samangen RT 02/04 Desa Wanasari Kecamatan Wanaraja.

Ungkapan senada dikemukakan penduduk lain, Widia (23). Dia bahkan berharap operasi pasar itu tak hanya digelar sekali, melainkan bisa berkelanjutan agar masyarakat tak lagi kesulitan mendapatkannya seperti selama ini terjadi. Harganya pun terbilang murah, Rp16.000 per tabung.

“Bagusnya setiap pekan. Juga seharusnya ada operasi pasar lainnya. Seperti daging sapi, daging ayam, dan gula pasir,” imbuh mahasiswi sebuah perguruan tinggi negeri di Bandung itu.

Warga lainnya pun sangat berharap adanya operasi pasar ini dapat menormalkan kembali keberadaan mata dagangan tersebut, berikut harganya.

“Saya sangat berharap sekali pemerintah bisa menormalkan kembali harga, serta masalah kelangkaan gas ini. Jika bisa, Pemkab Garut juga dapat menggelar operasi pasar serupa,” harap Tati Nurhayati (57) warga setempat.

Berebut Beli Gas Elfiji Tiga Kilogram.
Ilustrasi. Berebut Beli Gas Elfiji Tiga Kilogram.

Menurut pimpinan pangkalan gas elpiji PT Aryadi Sumber Energi di Kampung Samangen Wanasari, Cecep, pihaknya menyediakan 560 tabung pada operasi pasar itu. Harga jual setiap tabungnya dipatok sebesar Rp16.000.

Dikatakan, bagi warga hendak membeli hanya disyaratkan melampirkan fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP). Ini dinilai penting supaya kesempatan membeli pada operasi pasar itu tak disalahgunakan. Warga juga tak diperbolehkan membeli lebih dari satu tabung.

Dalam pada itu, sejak sebelum memasuki Ramadlan ini, masyarakat kesulitan mendapatkan gas elpiji tiga kilogram. Kalaupun diperoleh, harganya melambung hingga mencapai Rp25.000-28.000 per tabung. Malahan di wilayah selatan Garut harganya mencapai Rp30.000-40.000 per tabung.

*********

( nz, jdh ).