Garut Waspada Ebola

Garut News ( Kamis, 14/08 – 2014 ).

Tenni S. Rifai.
Tenni S. Rifai.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr H. Tenni Sewara Rifai mengingatkan, agar masyarakat senantiasa menjaga “imunitas”, atawa daya tubuh.

Di antaranya dengan asupan makanan yang sehat juga bersih, supaya memiliki status gizi yang baik pula.

Demikian salah satu upaya mengantisipasi keganasan virus ebola, yang oleh WHO dinyatakan penyakit berstatus darurat kesehatan global, imbuhnya, menyerukan,.

Sehingga jika tak bersikap hati-hati dan waspada, bisa berbahaya.

Meski Indonesia terletak jauh dari episentrum penyebaran ebola di Afrika Barat, kehati-hatian tingkat tinggi kudu tetap diberlakukan.

Apalagi sampai sekarang belum ditemukan vaksin mustajab mengatasi keganasan jenis virus ini.

Lantaran keganasan ebola terbukti dari daya bunuhnya luar biasa.

Angka kematian akibat serangan virus ini sangat tinggi, berkisar 80-90 persen.

Ini jauh lebih tinggi dibanding virus SARS (severe acute respiratory syndrome), potensinya berkisar 50-60 persen.

Beda pula dengan virus SARS korbannya bisa ditolong dengan kombinasi antibiotik, virus ebola belum ada penangkalnya.

Daya bunuh itulah menyebabkan jumlah korban ebola tergolong tinggi.

******

Esay : Pelbagai Sumber

Foto : Jdh.

Related posts