Garut Senantiasa Perlukan Penerapan Kualitas Mitigasi Bencana

0
22 views
Dadang Bunyamin, S.Sos (kanan) Advokasi Masyarakat.
Ojan Karnodjat, S.Pd.

“Telan Kerugian Rp3,885 Miliar Lebih”

Garutnews ( Selasa, 02/03 – 2021 ).

Penerapan kualitas mitigasi bencana senantiasa diperlukan di Kabupaten Garut, lantaran nyaris pada seluruh wilayah ini dikepung ragam jenis bencana alam, bencana akibat ulah manasia maupun gabungan keduanya.

Sehingga mitigasi bencana bisa mengurangi risiko, dan dampak yang ditimbulkan bencana terhadap masyarakat kawasan rawan bencana, sebab memiliki kesiapan prima jika terjadi bencana secara mendadak sontak sekali pun.

Prahara Tanah Longsor.

Demikian simpulan perbincangan Garutnews dengan Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin pada Dinsos kabupaten setempat Dadang Bunyamin, S.Sos juga Kepala Seksi ‘Penanganan Korban Sosial Bencana Alam’ (PKSBA), Ojan Karnodjat, S.Pd.

Di ruang kerjanya, Selasa (02/03-2021), mereka katakan pula hal penting perlu diperhatikan dalam mitigasi bencana, antara lain tersedianya informasi dan peta kawasan rawan bencana bagi setiap kategori bencana.

Kemudian sosialisasi peningkatkan pemahaman, dan kesadaran masyarakat menghadapi bencana, mengetahui yang perlu dilakukan, dihindari, serta cara penyelamatan diri jika mendadak terjadi bencana.

Juga diperlukannya pengaturan, serta penataan kawasan rawan bencana guna mengurangi ancaman bencana. Termasuk pertimbangan penyusunan program mitigasi.

“Telan Kerugian Rp3,885 Miliar Lebih”

Rawan Bencana.

Dadang Bunyamin, dan Ojan Karnodjat pun mengemukakan, selama Januari 2021 terjadi 54 peristiwa bencana. Selain taksiran kerugiannya mencapai Rp3.885.600.000 juga menewaskan tiga penduduk, dan lima warga mengalami luka.

Antara lain didominasi 25 peristiwa pergerakan tanah, disusul kasus kebakaran rumah, rumah rubuh, pohon tumbang, banjir, rumah ambruk, kerusakan jaringan listrik, gudang rubuh akibat tersambar petir, serta mushola rubuh.

Bencana tersebut juga berdampak 549 kepala keluarga atau 1.833 orang menderita, sehingga terpaksa ada ratusan kepala keluarga atau ribuan warga melakukan pengungsian.

*****

Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here