Garut Rekor Tertinggi Penambahan Kasus Positif Covid-19

0
44 views
Seusai Berolahraga Jalan Sehat Kemudian Rehat di Agro Park Ponpes/Kuttab Yadul 'Ulya Garut, Menjadi Upaya Meningkatkan Imunitas Tangkal Wabah Predator Covid-19.
Berolahraga Jalan Sehat Pada Lintasan Lembah Kampus Peradaban Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya Garut Guna Mengusir Keparat ‘Juragan’ Pandemi Maut.

“Sulit Evaluasi Kinerja PDAM Tirta Intan”

Garut News ( Rabu, 16/09 – 2020 ).

Memasuki pertengahan September, Selasa (15/09-2020), intensitas kasus positif Covid-19 Kabupaten Garut meningkat sangat signifikant. Sehingga menjadi rekor penambahan harian tertinggi, mencapai sepuluh kasus baru di kabupaten tersebut.

Bahkan hingga, Rabu (16/09-2020) Pukul 19:53:45 WIB, totalitas warga kabupaten ini yang terpapar coronavirus disease 2019 mencapai 6.796 kasus, terdiri Konfirmasi positif menjadi 151 kasus (bertambah 16 dari sehari sebelumnya 135 kasus), Suspect 2.983, serta Kontak Erat 3.662 kasus.

Sedangkan penambahan sepuluh kasus positif, (Selasa, 15/09-2020), terdiri perempuan 45 tahun (KC-126), dan perempuan 19 tahun (KC-127) asal Kecamatan Garut Kota. Perempuan 11 tahun (KC-128), perempuan 15 tahun (KC-129), perempuan 40 tahun (KC-129), dan laki-laki 24 tahun (KC-134) asal Kecamatan Cilawu.

Santri Ponpes Yadul ‘Ulya Garut Meningkatkan Keterampilan Berkuda Sambil Berolahraga Memanah Guna Mengusir Beragam Predator Wabah Penyakit.

Kemudian laki-laki 24 tahun (KC-131) serta laki-laki 55 tahun (KC-133) asal Kecamatan Karangpawitan. Perempuan 30 tahun (KC-132) asal Kecamatan Balubur Limbangan, beserta laki-laki 41 tahun (KC-135) asal Kecamatan Cibatu.

Berdasar data Gugus Tugas Percepatan Penanganan wabah predator kabupaten setempat menunjukan, hingga 15 September 2020 pukul 21.00 WIB, totalitas positif Covid-19 di kabupaten ini pun bertambah menembus angka 135 kasus.

Jatuh – Bangun Berkuda dan Memanah Tingkatkan Motivasi Berlatih.

Bahkan, juga terdapat penambahan dua pasien positif pandemi itu meninggal dunia. Masing-masing asal Kecamatan Karangpawitan, dan Kecamatan Cilawu. Sehingga total positif terinfeksi virus dari Cina ini yang meninggal dunia menjadi enam orang.

“Angka kematian di antara kasus saat ini mencapai 4,44%. Artinya, risiko meninggal akibat Covid-19 enam orang di antara seratus kasus positf itu mencapai 4,44%.”

Berpacu Meraih Mimpi Menjadi Kenyataan.

Sedangkan, angka kesembuhan di Garut 66,6%. Lantaran ada tambahan satu kasus pasien Covid-19 dinyatakan sembuh atau selesai pemantauan isolasinya, Maka total pasien positif sembuh menjadi 90 orang.

Hingga kini, keseluruhan pasien positif Covid-19 masih dirawat di rumah sakit mencapai 38 orang, serta satu pasien lainnya isolasi mandiri.

“Sulit Evaluasi Kinerja PDAM Tirta Intan”

Rehat Hindari Stres di Agro Park Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya Bisa Tingkatkan Kualitas Imunitas Tubuh.

Di tengah kondisi yang masih terkunci pandemi juga antara lain diperparah kesulitan Bagian Ekonomi Setda Garut mengevaluasi kinerja Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Intan yang kini semakin mendapat sorotan masyarakat.

Kepala Bagian Ekonomi Ardhy Maurich katakan, pihaknya tak pernah mendapatkan laporan tertulis mengenai perkembangan PDAM Tirta Intan. Termasuk, pertanggungjawaban pelaksanaan penyertaan modal dan keberadaan asetnya.

Berlatih dan Terus Berlatih.

Sehingga pihaknya kesulitan memberikan penilaian atas kondisi sehat atau tidaknya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemkab tersebut.

“Kendati sejak 2018, dibentuk Tim Penasehat Investasi berdasar Surat Keputusan Bupati Garut Nomor 582/438 per-eko/2018,” katanya.

Asah Keterampilan Santri.

“Saya meminta laporannya ke PDAM agar bisa dievaluasi. Tetapi sampai sekarang belum pernah saya diterima. Lalu, bagaimana saya bisa mengevaluasinya ? Apalagi saya dengar, PDAM mengajukan lagi penyertaan modal tambahan Rp100 miliar untuk 2021,” ungkap Archy Maurich, Rabu (16/09-2020).

Dia juga meminta laporan pertanggungjawaban pelaksanaan penyertaan modal pemerintah (PMP) Rp5 miliar pada 2020 ini. Namun, laporan itu belum juga diberikan pihak PDAM.

Senantiasa Mensyukuri Nikmat Allah SWT.

Karena itu, pria akrab disapa Erik itu berharap pihak PDAM Garut benar-benar memerhatikan persoalan laporan pertanggungjawaban penyertaan modal untuk dijadikan bahan evaluasi ke depan.

“Kami minta, tolonglah jajaran Direksi dengan Dewan Pengawas PDAM berkoordinasi dan berkomunikasi baik. Silahkan bekerja profesional sesuai tugas pokok dan fungsinya, namun jangan lupa berikan kami laporannya yang baik, dan benar. Itu menjadi kewajiban PDAM terhadap kami mewakili Pemda,” imbuhnya.

Bisa Lantaran Biasa.

Belum ada tanggapan PDAM Garut mengenai persoalan tersebut. Demikian pula Dirut PDAM Tirta Intan Aja Rowikarim bungkam ditanya melalui ponselnya mengenai penyertaan modal PDAM 2020 (Rp5 miliar), serta rasio pegawai dan konsekuensinya.

Ketua DPD Laskar Indonesia Kabupaten Garut Dudi Supriyadi menyebutkan, tindakan mengawasi, mengevaluasi, dan memintai laporan pelaksanaan pertanggungjawaban penyertaan modal kepada BUMD termasuk PDAM Garut merupakan tugas Pemda sesuai Permendagri 52/2012.

Kampus Peradaban Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya Garut.

Penyertaan modal juga mestinya diaudit auditor independen, dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dengan hasil harus transparan diketahui publik.

“Pada dasarnya, BUMD maupun uang digelontorkan itu kan uang rakyat harus dipertanggungjawabkan kepada rakyat penggunaannya,” tandasnya.

Tiada Hari Tanpa Belajar Berkuda, dan Memanah.

Penyertaan modal terhadap PDAM Garut mencapai sedikitnya Rp77.090.180.650. Terdiri akumulasi penyertaan modal ditetapkan Rp72.090.180.650,00 (Perda Garut Nomor 14/2018), serta penyertaan modal Rp5 miliar pada 2020.

******

Abisyamil, JDH/Fotografer : Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here