Garut Prioritaskan Pengentasan Kemiskinan Dengan Pertumbuhan Baru

0
69 views
dr H. Helmi Budiman.

“Kerusakan Jalan Menuju Taman Satwa Diagendakan Direhabilitasi 2019”

Garut News ( Selasa, 17/07 – 2018 ).

dr H. Helmi Budiman.

Meski kini gencar menyiapkan “Kebijakan Umum Anggaran” (KUA), dan “Prioritas Plafon Anggaran Sementara” (PPAS) Perubahan APBD Garut 2018. Namun mulai 2019 antara lain memprioritaskan penuntasan pengentasan kemiskinan. 

“Sedangkan penuntasan pengentasan kemiskinan tersebut, melalui upaya memacu pertumbuhan baru perekonomian daerah,” ungkap Wakil Bupati dr H. Helmi Budiman kepada Garut News di ruang kerjanya, Selasa (17/07 – 2018 ).

Memacu terwujudnya pertumbuhan baru ini, kata dia di antaranya merehabilitasi pembangunan infrastruktur akses jalan dan jembatan hingga ke pelosok – pelosok, serta mewujudkan pasar – pasar tradisional di pedesaan.

“Termasuk meningkatkan kualitas SDM penyerapan tenaga kerja” 

Selain itu, pengembangan ragam potensi wisata di pedesaan yang bisa meningkatkan daya beli masyarakat setempat di masing – masing desa, lantaran industri pariwisata dipastikan dapat menciptakan “multiplier effect – Economics”.

Persentase penduduk miskin di kabupaten 2017 (11,27) atau mengalami penurunan, dibandingkan pada 2016 silam (11,64).

Dengan jumlah penduduk miskin pada 2017 (291.240) juga menurun dibandingkan tahun sebelumnya 2016 (298.520).

Kemiskinan tersebut, menjerat penduduk hanya dimilikinya “rumah tidak layak huni” (rutilahu), sehingga juga diprogramkan rehabilitasi rutilahu, antara lain menjalin keterpaduan dengan Baznas kabupaten setempat, imbuh Helmi Budiman.

Dikemukakan pula, saat ini pun gencar dilaksanakan pembinaan kepegawaian, penuntasan ragam pekerjaan fisik pembangunan. Sehingga optimis bisa menuntaskan target realisasi RPJMD 2014 – 2019.

Menyikapi masih rusaknya lintasan jalan wisata menuju Taman Satwa Cikembulan di wilayah Kecamatan Kadungora, Helmi katakan diharapkan bisa diagendakan kegiatan rehabilitasinya pada 2019 mendatang, ujarnya.

Manager Taman Satwa Cikembulan Kadungora, Rudi Arifin, SE menjelaskan sejak Lebaran Idul Fitri 1439 H/2018 hingga Ahad (15/07 – 2018 ), lembaga konservasi ini dikunjungi sedikitnya 24.763 wisatawan.

Mereka antara lain juga berdatangan dari luar Kabupaten Garut, sehingga kian mendesak direhabilitasinya lintasan jalan wisata, yang juga selama ini menjadi wahana mobilitas pemasaran hasil pertanian masyarakat setempat.

********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here