Garut Dikepung Meluasnya Kebakaran Hutan dan Lahan

0
8 views
Ilustrasi. Kebakaran Sepanjang Lintasan Tapal Kuda Gunungapi Guntur.
Ilustrasi. Kaki Gunungapi Guntur.

“Petugas kesulitan melakukan pemadaman”

Garut News ( Jum’at,  25/10 –  2019 ).

Sejak beberapa hari terakhir, kebakaran hutan, dan lahan masih mengepung Kabupaten Garut. Titik lokasi kebakaran pun semakin meluas.

Belum terdapat laporan ada korban jiwa maupun luka pada sejumlah peristiwa kebakaran tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD kabupaten setempat Firman Karyani melalui Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan TB Agus Sopyan katakan petugas kesulitan melakukan pemadaman.

Lantaran, lokasi kebakaran banyak berada di daerah terjal, banyak jurang, diperparah angin bertiup kencang. Sehingga kobaran api cepat menjalar, dan membesar. Apalagi peralatan digunakan terbilang tradisional, juga seadanya.

“Sehingga upaya pemadaman lebih difokuskan pada upaya melokalisasi api agar tak menjalar lebih luas, terutama ke wilayah permukiman penduduk,” ungkap TB Agus Sopyan, Jum’at (25/10-2019).

Sebagian lahan dan hutan mengalami kebakaran terjadi pada kawasan cagar alam Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), sebagian kawasan Perum Perhutani, dan lainnya lahan milik warga.

Sepanjang Kamis hingga Jum’at (25-26/10/2019), kebakaran lahan dan hutan terlaporkan di BPBD terjadi pada sedikitnya sepuluh titik.

Terdiri di kawasan Gunung Cikurai, Gunung Putri, Gunungapi Guntur, Gunung Karacak, Gunung Masigit Cikajang, Gunung Haruman Cibiuk, Pamulihan, Cakrabuana Malangbong, Banjarwangi, dan Sancang.

Belum diketahui berapa hektare totalitas luas lahan terbakar maupun penyebabnya. Namun diduga umumnya akibat faktor kelalaian manusia.

Sumber lain menyebutkan, kebakaran lahan dan hutan juga terjadi di Panembong Kecamatan Bayongbong, dan Gunung Kancil Kecamatan Cibatu.

Sebelumnya dilaporkan, meski beberapa kali sempat turun hujan lokal, sejumlah peristiwa kebakaran hutan dan lahan masih mewarnai Kabupaten Garut memasuki pergantian musim kemarau ke musim hujan.

Salah satunya kebakaran lahan terjadi di lereng Gunung Puteri kawasan Gunungapi Guntur Kecamatan Tarogong Kaler, Senin (24/10-2019).

Kepulan asap kebakaran di Gunung Puteri menjadi tontonan warga. Asap tebal membumbung ke angkasa terlihat jelas penduduk dari kawasan kota Garut.

Belum diketahui berapa luas lahan terbakar berada di atas areal peternakan sapi itu maupun sumber api penyebab kebakaran tersebut.

Sebelumnya, kebakaran juga melanda kawasan Gunung Masigit Kecamatan Cikajang pada Rabu (23/10-2019) malam. Lokasi kebakaran persis jalur lalu lintas Garut-Pameungpeuk dikenal dengan sebutan gunung gelap. Api yang berkobar menerangi kawasan sekitar.

“Laporan sementara, lahan kebakaran di Gunung Masigit mencapai sekitar empat hectare. Api berhasil dipadamkan BPBD, Disdamkar (Dinas Pemadam Kebakaran), dan IEA (Indonesia Escorting Ambulance) sekitar pukul 02.54 WIB. Mengenai penyebabnya, masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” kata TB. Agus Sopyan didampingi staf Imat Ruhimat.

Beberapa hari sebelumnya juga dilaporkan terjadi kebakaran lahan di Gunung Kancil Kecamatan Cibatu. Terdapat sekitar tiga hektare lahan kebun garapan warga terdampak kebakaran.

Diduga kebakaran terjadi akibat kelalaian manusia hendak memercepat pengolahan lahan untuk pertanian dengan cara cepat melalui pembakaran, seiring mulai turun hujan.

*******

(Abisyamil, JDH/Fotografer : John Doddy Hidayat).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here