Garut Dikepung Lintasan Ruas Jalan Berkondisi Rusak

0
30 views

Garut News ( Selasa, 10/03 – 2015 ).

Eded K. Komara. (Foto: John Doddy Hidayat).
Eded K. Nugraha. (Foto: John Doddy Hidayat).

Beragam  keluh-kesah pelbagai kalangan masyarakat deras mengalir terhadap kondisi infrastruktur jalan banyak mengalami kerusakan.

Lantaran hingga memasuki pertengahan Maret, belum terdapat tanda-tanda Pemkab Garut bisa segera memerbaikinya. Kondisi kerusakan jalan di Garut juga terkesan diterlantarkan meski semakin parah.

Kerusakan juga tak hanya terjdi pada ruas jalan jauh di pelosok-pelosok utara, tengah maupuan selatan, malahan ruas-ruas jalan di kawasan perkotaan pun banyak mulai rusak.

Beberapa ruas jalan rusak di kawasan perkotaan di antaranya ruas Jalan Jenderal Sudirman depan Datasemen Brimob Polda Jabar sepanjang sekitar 500 meter, Jalan H Hasan Arif, Jalan Raya Samarang-Cibodas-Palnunjuk hingga Pasar Simpang Bayongbong.

Makin lama dibiarkan, dipastikan kerusakan jalan semakin parah. Bahaya. Selain merusak kendaraan, juga bisa menimbulkan kecelakaan.

Apalagi jika melintasi lubang tergenang air hujan atawa di malam hari. Saya kerap mendengar kabar kecelakaan akibat jalan rusak, kata pengendara sepeda motor, Oki S(45) asal Kelurahan Ciwalen Garut Kota.

Dia pun memertanyakan kualitas perbaikan jalan dilakukan Pemkab Garut selama ini. Sebab beberapa ruas jalan mengalami kerusakan itu sebenarnya cukup sering dilakukan perbaikan.

Namun dengan cepat jalan kembali rusak, terutama memasuki musim hujan.

Kepala Dinas Binamarga Eded Komara mengakui banyaknya warga mengeluhkan kondisi jalan rusak. Namun Eded berkilah pihaknya tak bisa berbuat banyak sebab anggaran untuk perbaikan jalan terbilang minim.

Anggaran perbaikan jalan hanya sekitar Rp6 miliar per tahun. Padahal untuk bisa menjangkau perbaikan seluruh ruas jalan bertotal panjangnya mencapai 828 kilometer dibutuhkan dana sedikitnya Rp35 miliar.

Sehingga terpaksa selama ini perbaikan jalan dilakukan tambal sulam.

Meski begitu, Eded optimistis tahun ini perbaikan jalan bisa lebih baik. Hal itu terlihat dari melonjaknya alokasi anggaran mencapai Rp210 miliar.

Namun Eded belum bisa memastikan kapan perbaikan jalan dilakukan. Dia hanya menyatakan pihaknya  menyiapkan proses lelang perbaikan jalan pada April 2015 ini melalui Lelang Pengadaan Sistem Elektronik (LPSE).

Kami melakukan koordinasi dengan provinsi terkait kondisi ruas jalan rusak. Tim survei kami mendata dan merencanakan segera dilakukan perbaikan jalan, katanya.

******

Noel, Jdh.