Garoot Coffee Gebrak Potensi Ragam Komunitas Momotoran

0
44 views
Imam Purnama.
‘Garoot Cooffee Speak Up’ menggebrak potensi ragam komunitas ‘momotoran’.

“Bisa Menjadi Duta Wisata Cegah Covid-19”

Garut News ( Sabtu, 08/08 – 2020 ).

Foto berita garutnews akhir pekan ini, Sabtu (08/08-2020), memotret kontribusi ‘Garoot Cooffee Speak Up’ menggebrak potensi ragam komunitas ‘momotoran’, mereka pun berkemampuan menjadi duta kesehatan dan wisata.

Lantaran selama ini para bikers tersebut, kerap paling masif menyusuri bentang lintasan jalan beraspal pelosok negeri dari Sabang hingga paling ujung Timur Indonesia, Merauke.

Pupuhu Jawara Momotoran.

Bahkan acap pula menjamah wilayah luar negeri menikmati gaya hidup berinvestasikan soliditas  serta sangat kuatnya ikatan bathin antar sesama penunggang kuda besi itu, ‘Dulur Kudu Akur,” katanya.

Potensi ini perlu malahan kudu dimaksimalkan, di antaranya dengan membawa misi advokasi juga edukasi perilaku hidup sehat serta pesan potensi Wisata Garut, guna disebarluaskan pada setiap lokasi mangkal maupun pelosok yang dilintasinya.

Sanubarinya kuat tertambat di dermaga terminal terakhir gemari ‘koeda besi toea’.

Tingginya daya juang jelajah ragam komunitas momotoran ini, terungkap tuntas pada helatan di Resto Pesta Baso Aci Jayaraga. Dipandu apik Creative Manager Garoot Cooffee ‘Dari Garut Untuk Indonesia’,  Imam Purnama, Jum’at (07/08-2020) malam.

Di antaranya menyajikan penuturan lugas namun tulus dari Mang Alex, Mang Ibon, Fujia, Mang H. Sambas juga Mang Alam dari Bandung.

“Bisa Menjadi Duta Wisata Cegah Covid-19”

Para praktisi motor dan mobil heubeul dari ratusan otomotif ini, bertutur beragam pengalaman perjalanan hidupnya hingga sanubarinya kuat tertambat di dermaga terminal terakhir menggemari ‘koeda besi toea’.

Sehingga kiprahnya kian menggeliat antara lain pada Brotherhood, prospect, POG, Garut Ambulance Community, maupun Indonesian Escorting Ambulance, Komunitas Motor Box Garut, dan lainnya bersinergi menggeliat kuat di pelbagai bidang.

Pertanyaannya, Maukah Bupati, Wakil Bupati Beserta para Gegeden lain Pemkab Garut. Bisa Melirik juga menjamah mereka ????????????

Juga berkolaborasi bersama aparat, mengembangkan nilai jual bernuansakan positif bisa menjadi duta kesehatan dan wisata.

Pertanyaannya, Maukah Bupati, Wakil Bupati Beserta para Gegeden lain Pemkab Garut. Bisa Melirik juga menjamah mereka ????????????

Walauhualam Bi Sawab.

“Bisa Menjadi Duta Wisata Cegah Covid-19”

Sebab. Kini di tengah gencarnya kesiapan sekolah menggelar KBM tatap muka pada beberapa kecamatan mengaku zona hijau Kabupaten Garut, ternyata kasus baru positif predator Covid-19 malahan justeru meningkat.

Dulur Kudu Akur.

Nyaris setiap hari terjadi penambahan positif di Garut. Bahkan, Jum’at (07/08-2020), kasus harian positif mencapai sembilan kasus, sebab terkonfirmasinya sembilan warga asal empat kecamatan positif terinfeksi pandemi maut tersebut.

“Menjadikan akumulasi positif wabah itu meningkat drastis mencapai 51 kasus, sedangkan yang tewas 38”

Dari Garut Untuk Indonesia.

Sebanyak lima di antaranya berasal dari Kecamatan Tarogong Kidul, terdiri perempuan 32 tahun (KC-43), laki-laki 25 tahun (KC-44), perempuan 33 tahun (KC-45), dan perempuan 24 tahun (KC-46).

Dua berasal dari Kecamatan Sukawening, perempuan 22 tahun (KC-47), dan perempuan 24 tahun (KC-48). Dua asal Kecamatan Kersamanah, yakni perempuan 35 tahun, dan perempuan 25 tahun. Juga perempuan 24 tahun asal Kecamatan Pangatikan (KC-51).

Soliditas Berikatan Bathin Sangat Kuat.

Penambahan sembilan kasus baru positif Covid-19 itu, sebaran positif Covid-19 di kabupaten ini meluas lagi menjadi 21 dari 42 kecamatan. Yakni Kecamatan Selaawi (8 kasus), Tarogong Kidul (6 kasus), Tarogong Kaler (5 kasus), Leuwigoong (4 kasus).

Kemudian Bayongbong (4 kasus), Cisurupan (4 kasus), Kadungora (2 kasus), Banyuresmi (2 kasus), Garut Kota (2 kasus), Kersamanah (2 kasus), Sukawening (2 kasus), Cibatu (1 kasus), Wanaraja (1 kasus), Karangpawitan (1 kasus).

Menjadi Keluarga Besar, Sauyunan Bro.

Cilawu (1 kasus), Cigedug (1 kasus), Cikajang (1 kasus), Leles (1 kasus), Sukaresmi (1 kasus), Kecamatan Bungbulang (1 kasus), dan Kecamatan Pangatikan (1 kasus).

Kesembilan kasus baru Covid-19, warga Garut bekerja di salah satu rumah sakit swasta Kabupaten Bandung, dan mendapatkan isolasi di BPSDM Kota Cimahi.

Rehat Sejenak.

Namun ada satu kasus positif Covid-19 di Garut dinyatakan sembuh. Seorang laki-laki 57 tahun asal Kecamatan Cisurupan (KC-33).

Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, total kasus Covid-19 hingga 7 Agustus 2020 pukul 19.00 WIB mencapai 5.328 kasus dengan 38 kematian.

Ada Steak Abragan Bermanager Chef Asep Gordah..

Terdiri 2.384 kasus kontak erat (134 kasus isolasi mandiri dan 2.250 kasus discarded/ selesai pemantauan); 2.893 kasus suspek (20 kasus isolasi mandiri, 3 kasus isolasi RS perawatan, 2.835 kasus discarded/selesai pemantauan, dan 35 kasus meninggal).

Sedangkan 51 kasus konfirmasi positif Covid-19 (1 kasus isolasi mandiri, 17 kasus isolasi RS/perawatan, 30 kasus sembuh dan 3 kasus meninggal).

Sabilulungan.

Juga ada laporan penambahan tiga kasus baru suspek dengan dua di antaranya dirawat di RSU dr Slamet.

Mobil Jambrong. “Kolot Tapi Nyedot”.

*******

Esay/Fotografer : Abah John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here