G2W : Setiap Penyusunan RAPBD Terindikasi Rawan Korupsi

0
15 views

“Sumber Lain Katakan Juga Rawan Proyek Titipan”

Garut News ( Selasa, 25/11 – 2014 ).

Grafis : Muhammad Erwin Ramadhan.
Grafis : Muhammad Erwin Ramadhan.

Garut Governance Watch (G2W) mengingatkan masyarakat, agar terus menyoroti penyusunan RAPBD kabupaten setempat 2015.

Lantaran menurut Sekjen G2W Dedi Rosadi, pengawasan terhadap penyusunan RAPBD 2015 mutlak dilakukan semua pihak.

Sebab berdasar kajian G2W, nyaris pada dalam setiap penyusunan RAPBD ditemukan beberapa indikasi korupsi.
Indikasi kuat tersebut, bisa berupa mark down untuk Pendapatan Asli Derah (PAD), serta mark up pada setiap belanja pegawai dan kegiatan lain.

Sehingga bakal selalu berada pada posisi defisit.

Dikemukakan, peluang terjadi korupsi APBD 2015 cukup terbuka, menyusul penyusunannya selama ini masih berputar seputar kepentingan elit.

Ini diperlihatkan dengan proses penganggaran tak sesuai dibutuhkan masyarakat, melainkan cenderung kepentingan belanja pegawai.

“Seringkali program-program tersebut hanya jalan pintas dianggarkan tanpa pengkajian mendalam. Bahkan tak jarang terjadi hanyalah sebatas pengamanan kepentingan politik ke depan, dan bukan berorientasi peningkatan kesejahteraan masyarakat keseluruhan,” ungkap Dedi, Selasa (25/11-2014).

Kondisi tersebut, ungkapnya pula, membuktikan jika penyusunan RAPBD dari tahun ke tahun cenderung hanya berorientasi pada keluaran, dan mengesampingkan dampak dari pembangunan.

“Bagaimana kualitas APBD Garut 2015? Kita lihat saja nanti pasca penetapan,” beber Dedi.

*******

Noel, Jdh.