You are here
Foto Berita Pekan Ini Dinamika Masyarakat Pesisir FOTO BERITA 

Foto Berita Pekan Ini Dinamika Masyarakat Pesisir

Garut News ( Sabtu, 30/11 ).

Seorang anak mencoba membantu orang tuanya menarik jaring, sambil bermain-main di Pantai Santolo.
Seorang anak mencoba membantu orang tuanya menarik jaring, sambil bermain-main di Pantai Santolo.

Potensi dan keindahan 83 km bentangan pesisir bibir pantai di Kawasan Garut Selatan, selain hamparan pasir putihnya.

Juga beragam terumbu karang, serta beragam biota laut sangat memikat.

Pantai selatan ini, berhadapan langsung dengan perairan bebas “Samudera Hindia”, dilintasi mobilitas transfortasi internasional.

Melepas Penat Pada Sepanjang Hamparan Bibir Pantai.
Melepas Penat Pada Sepanjang Hamparan Bibir Pantai.

Antara lain terdapat pula “Stasiun Peluncuran Roket” (Staspro) uji coba milik “Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional” (Lapan) di Cilauteureun Pameungpeuk.

Kondisi sosial ekonomi masyarakat pesisirnya pun beragam pula, terdapat nelayan tradisional, umumnya berstatus buruh penangkap ikan pada “juragan” masing-masing.

Bermain Menunggu Hempasan Ombak.
Bermain Menunggu Hempasan Ombak.

Termasuk bekerja pada kapal-kapal penangkap ikan bermesin dalam.

Sedangkan potensi pariwisatanya, masih belum sepenuhnya menggeliat dibandingkan prosfektif pariwisata pantai lain, seperti Pangandaran, Pelabuhan Ratu, atawa Anyer.

Bisa ditempuh selama dua hingga empat jam perjalanan sejauh 90 km lebih, arah selatan dari pusat Kota Garut.

Pantai Santolo.
Pantai Santolo.

Selama ini, lebih banyak didatangi wisatawan lokal asal Kota Garut, Bandung, Bekasi juga beberapa wisatawan asal Jakarta.

Selain itu, beberapa pengunjung yang datang sekaligus melaksanakan tugas kedinasan dari kantor mereka.

Di antaranya pegawai, serta peneliti dari Lapan.

Bisa ditempuh dengan mobil atawa sepeda motor.

Mencari ikan lepas pantai.
Mencari ikan lepas pantai.

Serta menaiki moda angkutan penumpang umum, antara jenis kendaraan elf atawa bis.

Dengan ongkos perjalanan berkisar Rp15.000 hingga Rp20.000 setiap penumpang.

Sepanjang perjalanan, terdapat fanorama alam atawa pemandangan memikat, meski berlintasan ruas badan jalan sarat kelokan.

Pada kira dan kanan jalan, sarat ditemukan lembah dan tebing curam berkedalaman hingga ratusan, bahkan ribuan meter.

Keluarga nelayan ini, mengisi waktu luang dengan memproduk karpet berbahan baku dari bekas bungkus kopi.
Keluarga nelayan ini, mengisi waktu luang dengan memproduk karpet berbahan baku dari bekas bungkus kopi.

Jika hujan turun pada sore atawa malam, sepanjang perjalanan kerap dilintasi kabut tebal dan pekat, sehingga patut kendaraan anda dilengkapi lampu kabut.

Sedangkan kesiapan lain patut dilakukan, kondisi kesehatan badan yang prima, selain tentunya dipastikan membawa perbekalan, serta uang secukupnya.

Lantaran di Santolo, Sayang Heulang, serta lokasi lain bisa dinikmati hidangan ikan bakar segar.

Malahan pada sepanjang perjalanan, banyak terdapat rumah makan termasuk warung kopi untuk sekedar beristirahat atawa rehat sejenak.

Jika hendak membeli ikan segar, idealnya pagi hari.

Bisa langsung mendatangi “Tempat Pelelangan Ikan” (TPI).

Terdapat pula penjual ikan dikeringkan, termasuk jenis jambal roti.

Inilah produk wajit asli Cihurip, bisa ditemui pada perjalanan Cikajang - Pamuengpeuk, tepatnya pada lokasi lintasan Gunung Gelap.
Inilah produk wajit asli Cihurip, bisa ditemui pada perjalanan Cikajang – Pamuengpeuk, tepatnya pada lokasi lintasan Gunung Gelap.

Dipatikan harganya pun beragam.

Keluarga nelayan ini, mengisi waktu luang dengan memproduk karpet berbahan baku dari bekas bungkus kopi.

Inilah produk wajit asli Cihurip, bisa ditemui pada perjalanan Cikajang – Pamuengpeuk, tepatnya pada lokasi lintasan Gunung Gelap.

Terdapat pula produk gula aren asli, hasil industri rumah tangga penduduk

Gula Aren.
Gula Aren.

Cihurip.

Jenis gula aren ini, dijajakan dengan harga berkisar Rp12.000 hingga Rp15.000 per kilogram.

Sebagian masyarakat wilayah Garut Selatan ini, berobsesi dan tengah berupaya memisahkan diri dari Kabupaten Garut.

Mereka menghendaki pemekaran menjadi kabupaten baru.

Penduduk Garut selatan berkeyakinan terhadap potensi dimiliki daerahnya.

Inilah anak ikan Hiu, kerap ditemukan nelayan, siripnya bernilai ekonomi tinggi.
Inilah anak ikan Hiu, kerap ditemukan nelayan, siripnya bernilai ekonomi tinggi.

Sehingga memastikan bisa dimekarkan.

Inilah anak ikan Hiu, kerap ditemukan nelayan, siripnya bernilai ekonomi tinggi.

Jenis ikan Hiu itu, terjaring nelayan saat melaut.

************

 

Foto/ Esay :

John Doddy Hidayat.

Related posts

Leave a Comment