Filmkan Model Efektif P4GN di Tengah Pandemi Covid-19

0
15 views
Berhasil Kembali Menapaki Jalan yang Lurus Diridhoi Allah SWT.
Testimoni, yang Sangat Menyentuh Hari Nurani Kemanusiaan.

“Predator wabah pandemi maut”  

 Garut News ( Ahad, 12/09 – 2020 ).

Hanny Mustofa (Film Director, Movie Business & Development) beserta kerabat kerjanya kreatif berinovasi mengemas upaya efektif memproduk film yang bisa dijadikan model penyelenggaraan P4GN di Ponpes Yadul ‘Ulya Garut.

Pembuatan film pendukung keberhasilan maksimal  penyelenggaraan ‘Pencegahan  Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba/P4GN” di tengah pandemi predator wabah pandemi maut tersebut berlangsung, Sabtu (12/09-2020), hingga mejelang Ahad dini hari (13/09-2020).

Kini Kian Berempati, dan Peduli Berupaya Mengangkat Harkat Martabat Sesama.

Antara lain menghadirkan beragam kalangan mantan pemakai barang haram, yang berhasil melepaskan diri dari belenggu jeratan Narkoba dan menjauh dari habitat masa lalunya yang kelam, kemudian kini berada di tengah dunia peradaban pesantren.

Mereka jujur, lugas, dan tuntas masing-masing mempresentasikan penyebab terjerembab pada penyalahgunaan Narkoba, sekaligus detail memaparkan beragam perjuangan kerasnya melepaskan diri dari buaian mimpi buruknya itu.

Sarat Asa Bisa Meraih Hari Esok yang Lebih Elok.

Sehingga bisa kembali menapaki kehidupan nyata juga sarat dengan upaya menggapai   ‘asa’ guna meraih hari esok yang lebih elok,

Mereka pun semakin memahami, ternyata tak cukup penanganannya hanya dari aspek medis. Melainkan pula sangat diperlukan penanganan rohani dan spiritual, dengan meningkatkan kualitas kesabaran, keikhlasan, dan semakin dekat dengan ajaran agama.

Diawali Dengan Membangun Komunikasi.

Dengan senantiasa dekat dengan ibadah dan zikir pada Allah SWT sehingga dapat membuahkan ketenangan yang hakiki.

Sebagaimana, Allah SWT berfirman dalam QS ar-Ra’d [11] ayat 28-29: “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tentram (28). Orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka kebahagiaan dan tempat kembali yang baik (29).”  Wallahu a’lam bi ash-shawab.

“Jago bikin video hanya pakai HP,”

Masjid Kampus Peradaban Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya Garut.

Ponpes/Kuttab Modern Digital Yadul ‘Ulya di Kampung Panawuan Sukajaya Tarogong Kidul Garut pun sebelumnya menggelar pelatihan membuat video menggunakan ‘Handphone’ (HP) sebagai media dakwah.

“Jago bikin video hanya pakai HP,” fenomena ini sebagai loncatan kreativitas inovasi yang bisa menjadikan piranti komunikasi tersebut memberikan banyak kemaslahatan.

Kampung Panawuan Tarogong Kidul Garut.

Sehingga penggunanya tak hanya sebatas masif memanfaatkan aplikasi   ‘WhatsApp’  (WA) dan Selfie Camera, melainkan memproduk serta menebar nilai kemuliaan bernuansakan Islami bermedia efektif audio visual secara berestetika.

“Menarik disimak beragam kalangan khususnya kaum milenial Muslim, guna menuai pengetahuan keagamaan yang dapat menjadikan insan berkualitas menghadapi bonus demografi.”

Santri Ponpes Yadul ‘Ulya.

Maka pengelola Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya menghadirkan langsung Hanny Mustofa (Film Director, Movie Business & Development) selama tiga hari sejak, Selasa (10/03-2022), menyajikan ragam materi pelatihan meliputi teori dan prakteknya.

Berlangsung di lantai dasar Masjid Kampus Peradaban Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya juga di luar ruangan, yang diikuti 30 peserta terdiri santri serta kaula muda yang selama ini taat menunaikan ibadahnya.

Usaha Kemandirian Ponpes Yadul ‘Ulya Garut.

Mereka antara lain mendapatkan pengetahuan serta keterampilan penentuan posisi kamera, pengembilan gambar ekspresi obyek, pemilihan sumber pencahayaan, memformat video untuk resolusi gambar.

Selain itu, juga diulas mengenai sinematografi maupun teori dan praktek kegiatan editing, serta tugas pokok dan fungsi sutradara.

“Predator wabah pandemi maut”

Bersih itu Indah, dan Sehat.

Sedangkan penduduk Kabupaten Garut yang terpapar predator wabah pandemi maut Covid-19  hingga, Ahad (13/09-2020) Pukul 09:41:16 WIB, mencapai 6.384 kasus dengan menewaskan 41 orang.

Terdiri Konfirmasi Positif 124 kasus, Probable 0 kasus , Suspect 2.974 kasus, dan Kontak Erat mencapai 3.286 kasus sebagaimana data yang dihimpun Garut News dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 kabupaten setempat.

Mereka yang Kontak Erat 3.286 (497 Kasus isolasi mandiri dan 2.789 discarded/selesai pemantauan), Suspek 2.974 (28 Kasus isolasi mandiri, dua Isolasi RS/perawatan, 2.907 discarded/selesai pemantauan, dan 37 meninggal dunia), Probable masih 0 kasus.

Lintasan Latihan Berkuda, dan Olahraga Memanah Ponpes Yadul; ‘Ulya.

Kemudian Konfirmasi Positif 124 (satu kasus isolasi mandiri, 31 isolasi RS/perawatan, 88 kasus dinyatakan sembuh, serta empat kasus meninggal).

Demikian foto berita www.garutnews.com pada akhir pekan ini, Ahad (13/09-2020).

*******

Esay/Fotografer : Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here