Dokter Spesialis Ogah Menjadi Pegawai Pemkab Garut

0
8 views

Garut News ( Senin, 24/11 – 2014 ).

Asep S. Farouk.
Asep S. Farouk.

Dokter spesialis terdiri dokter spesialis anak, spesialis anastesi, spesialis bedah, spesialis kandungan, spesialis penyakit dalam, serta spesialis radiologi, mereka “ogah” atawa “tak sudi” menjadi pegawai Pemkab Garut, Jawa Barat.

Indikasi kuat dokter spesialis tersebut “emoh” menjadi pegawai Pemkab Garut itu, lantaran tak satupun peluang terisi pada proses penerimaan CPNS Pemkab setempat 2014 ini.

Sehingga alokasi maupun kuota penerimaan CPNS bagi dokter spesialis tersebut, menjadi hangus atawa tak termanfaatkan, padahal sangat diperlukan.

Dilengkapi Tampilan Layar Monitor.
Dilengkapi Tampilan Layar Monitor.

Didesak pertanyaan Garut News, Senin (24/11-2014), Kepala BKD Garut Asep Sulaeman Farouk belum bisa menjelaskan penyebab kosong atau tak diminatinya peluang menjadi CPNS Pemkab setempat bagi dokter spesialis itu.

Dia hanya mengemukakan, pada proses penerimaan calon birokrasi di lingkungannya ini semula terdapat 2.408 pelamar secara online.

Namun yang memasukan berkas lamaran 2.051 pelamar melalui Kantor Pos, yang memenuhi syarat terdapat 1.255 pelamar, kemudian yang dinyatakan tak lolos seleksi administrasi 796 pelamar, serta yang tak memasukan berkas 357 pelamar.

Sedangkan total peserta bergilir seleksi CPNS selama empat hari sejak Senin (24/11-2014), juga masih belum diketahui secara detail, sebab kemungkinan terdapat yang tak hadir seleksi lantaran sakit atawa penyebab lainnya, ungkap Asep Sulaeman Farouk.

Peserta Seleksi Juga Dipantau Melalui Produk CCTV.
Peserta Seleksi Juga Dipantau Melalui Produk CCTV.

Dikemukakan, setiap hari sejak pukul 08.00 hingga 16.00 WIB terdapat empat sesi seleksi masing-masing dengan 80 peserta berlangsung di Komplek SMAN 1 Garut.

Setiap peserta mengerjakan 100 soal selama 90 menit, namun setiap pergantian sesi berjenis soal beda, demikian pula bagi peserta dalam satu sesipun soalnya beda pula, katanya.

Dikatakan, kuota CPNS bagi delapan dokter umum terdapat pelamarnya dan kini mengikuti proses seleksi.

Dalam pada itu, kuota atawa formasi penerimaan CPNS Pemkab Garut 2014 dialokasikan 52 CPNS lulusan diploma dua hingga strata dua.

Seorang Peserta Seleksi Mengaku Pusing, Lantaran Soalnya Sulit Meski Multiple Choice.
Seorang Peserta Seleksi Mengaku Pusing, Lantaran Soalnya Sulit Meski Jawabannya Multiple Choice.

Ke depan diagendakan terdapat tawaran CPNS bagi dokter sepesialis tanpa testing, kata Farouk.

Menyusul Kabupaten Garut juga memerlukan sedikitnya 31 dokter umum untuk ditempatkan di daerah terpencil.

 

*********

Esay/ Foto :

John Doddy Hidayat.