Empat Tragedi Kecelakaan Hercules C-130 di Indonesia

0
33 views

Garut news ( Rabu, 01/07 – 2015 ).

Petugas gabungan melakukan proses pencarian korban penumpang pesawat Hercules C-130 milik TNI AU yang jatuh di Jalan Jamin Ginting, Medan, Selasa (30/6/2015). Pesawat jatuh pada pukul 12.08 WIB, dua menit setelah lepas landas dari Pangkalan Udara Soewondo saat hendak menuju Tanjung Pinang. (TRIBUN MEDAN/DEDY SINUHAJI).
Petugas gabungan melakukan proses pencarian korban penumpang pesawat Hercules C-130 milik TNI AU yang jatuh di Jalan Jamin Ginting, Medan, Selasa (30/6/2015). Pesawat jatuh pada pukul 12.08 WIB, dua menit setelah lepas landas dari Pangkalan Udara Soewondo saat hendak menuju Tanjung Pinang. (TRIBUN MEDAN/DEDY SINUHAJI).

— Kecelakaan pesawat di Medan pada Selasa (30/6/2015) bukan satu-satunya yang melibatkan Hercules C-130. Data yang dikumpulkan Kompas.com dari Aviation Saftey Network mengungkap, ada empat kejadian kecelakaan Hercules C-130 di Indonesia.

Kecelakaan pertama terjadi pada 21 November 1985 di dekat Sibayak. Varian Hercules C-130 yang mengalami kecelakaan adalah C-130H-MP. Sebelas orang tewas dalam kecelakaan pesawat dengan nomor registrasi A-1322 itu. Pesawat yang mengalami kecelakaan baru empat tahun terbang.

Kecelakaan kedua terjadi pada 5 Oktober 1991. Sebanyak 134 orang tewas dalam kecelakaan tersebut. Peristiwa itu merupakan kecelakaan Hercules C-130 dengan korban paling banyak.

Sebelum kecelakaan, pesawat sedang mengikuti perayaan Hari ABRI. Beberapa saat setelah lepas landas, pesawat mengalami masalah mesin. Pesawat jatuh di Balai Latihan Kerja Departemen Tenaga Kerja, Condet, Jakarta Timur. Dua korban adalah satpam di lokasi itu.

Kecelakaan ketiga terjadi pada 20 Mei 2009. Pesawat sebenarnya sudah hampir mendarat di Bandara Iswahyudi, Madiun. Namun, pesawat gagal mendarat dan menabrak empat rumah sebelum akhirnya jatuh di persawahan. Dilaporkan, 96 orang tewas akibat kecelakaan tersebut.

Dua di antara korban yang tewas merupakan warga yang tinggal di sekitar lokasi kecelakaan. Hercules yang mengalami kecelakaan saat itu sudah terbang sejak tahun 1982.

Tragedi naas keempat yang dialami Hercules C-130 terjadi pada Selasa (30/6/2015). Pesawat jatuh dan hancur sesaat setelah lepas landas. Lokasi jatuhnya pesawat di permukiman warga, di Kecamatan Medan Tuntungan, dekat Lanud Soewondo.

Pesawat lepas landas pada pukul 11.48 WIB. Beberapa saat setelah lepas landas, pilot sempat meminta return to base“. Setelah permintaan itu, pesawat tiba-tiba berbelok ke kanan dan akhirnya jatuh.

Pesawat membawa 12 kru dan 101 penumpang. Data terakhir, ada 23 korban tewas yang sudah teridentifikasi. Hercules 130B yang jatuh kali ini sebenarnya sudah harus kembali ke Malang pada 2 Juli 2015 besok.

*********

Editor : Yunanto Wiji Utomo/Kompas.com