Empat Juta Penyalahguna Narkoba Kudu Direhabilitasi

Cirebon, Garut News ( Selasa, 01/04 – 2014 ).

Ilustrasi, Ada Warung Narkoba. (Foto: John Doddy Hidayat).
Ilustrasi, Ada Warung Narkoba. (Foto: John Doddy Hidayat).

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Anang Iskandar di Cirebon, Sabtu (29/0-2014), katakan empat juta penyalahguna Narkoba kudu direhabilitasi.

Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 35/2009 Tentang Narkoba

Kata dia, penggunaan dan peredarannya semakin meningkat dengan beragam cara dan teknik, sehingga butuh penanganan lain mengatasi hal tersebut.

“Rehabilitasi penyalahguna pengguna narkoba, menghambat peredaran barang haram tersebut, pihaknya berencana sekitar 400 ribu setiap tahun menjalaninya,” katanya.

Selama ini, pengguna narkoba korban peredaran barang haram, kudu mendekam di penjara, padahal mereka butuh penyembuhan, dan bimbingan agar sembuh, dan tak menggunakan kembali.

Butuh aparat penegak hukum jujur memberantas Narkoba, sehingga mudah membedakan, mana pengedar dan pengguna, rehabilitasi solusi menyembuhkan para pengguna, katanya pula.

“Bagi pengguna narkoba datang sukarela ke BNN, langsung diarahkan direhabilitasi, mereka terbebas ancaman pidana,” katanya.

Peredaran Narnoba semakin sulit ditekan, jumlah “Laporan Kasus Narkotika” (LKN) di tanah air, mengalami peningkatan.

Pada 2011, terungkap 94 kasus dengan 153 tersangka, kemudian terjadi peningkatan pada 2012 dengan 117 LKN. dan jumlah tersangka sebanyak 202, setiap tahun bertambah.

Memututskan jaringan Narkoba dengan merehabilitasi empat juta pengguna, Anang yakin Indonesia bebas peredaran barang haram ini, lantaran pedagang kesulitan mencari pembeli.

Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Cirebon, dr Ilyas mengatakan, rehabilitasi salah satu langkah pemerintah memerangi peredaran narkoba.

Pengguna Narkoba bisa sembuh jika mereka menjalani rehabilitasi, sehingga diharapkan masyarakat Cirebon berperan aktif memberantas peredaran Narkoba, salah satu langkah positif korban pengguna narkoba datang ke kantor BBN Kota Cirebon, secara sukarela diarahkan menjalani rehabilitasi, dan bebas pidana.

******

Pelbagai Sumber.

Related posts