Elfiji Tiga Kilogram, Komoditi Bersubsidi Tetapi Dijual Bebas

0
11 views

“Masyarakat Miskin Selama Ini Kerap Menjadi Korban”

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Rabu, 08/06 – 2016 ).

Berebut Pembelian Gas Elfiji Tiga Kilogram.
Berebut Pembelian Gas Elfiji Tiga Kilogram.

Lantaran kerap langka juga mahalnya harga gas elffiji tiga kilogram, maka Komisi C DPRD Kabupaten Garut berencana melakukan peninjauan langsung ke lapangan, Rabu (08/06-2016).

“Kita rencananya ke daerah Cisewu dan beberapa kecamatan lain di selatan Garut. Mengapa gas elpiji 3 kg ini bisa sulit diperoleh, dan kalaupun ada hargannya mahal. Kita banyak menerima laporan dan pengaduan masyarakat di selatan. Selain Cisewu, juga Bungbulang, Peundeuy, dan lainnya,” kata anggota Komisi C DPRD Garut Yuda Pujaturnawan seusai rapat internal Komisi C di gedung DPRD Garut, Selasa (07/06-2016).

Masyarakat Miskin Selama Ini Kerap Menjadi Korban.
Masyarakat Miskin Selama Ini Kerap Menjadi Korban.

Menurutnya, hasil peninjauan lapangan itu bakal dijadikan bahan diklarifikasi terhadap dinas terkait dalam rapat kerja Komisi C. Sehingga bisa diperoleh kejelasan mengenai persoalan sebenarnya menyangkut tata niaga gas elpiji di Garut acap bermasalah, sekaligus dicarikan solusi, katanya.

Dia mengaku lebih menyetujui apabila pendistribusian gas elpiji bersubsidi tersebut, dilakukan tertutup seperti direncanakan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Apalagi, kata dia, tujuan pengadaan gas elpiji 3 kg itu, merupakan konversi atas dicabutnya subsidi bahan bakar minyak tanah.

“Elpiji 3 kg itu kan untuk masyarakat tak mampu. Kalau pemasarannya terbuka seperti sekarang, maka selamanya masalah kelangkaan dan mahalnya harga terus saja terjadi. Harga elpiji 3 kg Rp30 ribu per tabung pun tetap saja dibeli mereka yang mampu. Sehingga mereka sebenarnya berhak mendapatkan justru tak memerolehnya,” ungkapnya.

Kelimpungan Mencari Gas Elfiji Tiga Kilogram.
Kelimpungan Mencari Gas Elfiji Tiga Kilogram.

Sebelumnya diberitakan, pasokan gas elpiji 3 kg di sejumlah wilayah di Garut mulai langka. Padahal Hiswana Migas kabupaten setempat menjamin ketersediaan gas elpiji selama Ramadan ini.

Kalaupun diperoleh, harganya melambung tinggi melampaui harga eceran tertinggi. Kondisi paling parah dirasakan penduduk wilayah Selatan Garut. Harga elpiji 3 kg di sana mencapai Rp40 ribu per tabung.

“Harganya per tabung mulai Rp28.000 sampai Rp30.000, bahkan ada mencapai Rp40.000. Itu pun belum ditambah ongkos ojek,” kata Yan Yan, warga Desa Cihikeu Kecamatan Bungbulang.

Ungkapan senada dikemukakan warga Kecamatan Cilawu, Rahayu. Menurutnya, warga di daerahnya kesulitan mendapatkan gas elpiji 3 kg. Padahal Cilawu termasuk kawasan perkotaan Garut berbatasan langsung dengan Kecamatan Garut Kota.

“Kalaupun ada, harganya mahal, berkisar Rp28.000 per tabung,” kata Rahayu.

*******

( nz, jdh ).