Waspada-waspadalah Dua WNA di Garut Dinyatakan Reaktif

0
50 views
Di Tengah Wabah Covid-19, Setiap Hari Karyawati Pabrik Sepatu di Leles Berdesakan Menaiki Angkutan Kota, Sabtu (18/04-2020) Siang.
Ricky R Darajat.

“Kini Membatasi Aktivitas ke-dua WNA”

Garut News ( Sabtu, 18/04 – 2020 ).

Dinas Kesehatan terus melakukan tracing lanjutan terhadap kasus kontak erat dengan KC-3 pada dua lokasi di Kecamatan Selaawi 54 orang, dengan hasil semuanya dinyatakan Non Reaktif.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Garut, Ricky R Darajat katakan perkembangan kasus Covid-19 di kabupatennya, Sabtu (18/04-2020) Pukul 16.00 WIB berdasar data Tim Surveilans Dinkes kabupaten setempat yang tervalidasi, kasus Covid-19 Positif masih tiga kasus (dua Laki-laki dan 1 perempuan).

Wabup Garut Helmi Budiman Berjanji Kembali Mengevaluasi Penerapan Protokol Kesehatan Pencegahan Penularan Virus Corona Baru di PT Changshin Reksa Jaya Leles.

Sedangkan, untuk di Kecamatan Tarogong Kaler dilakukan Rapid tes tujuh orang terdiri lima WNA dan dua WNI), hasilnya menunjukan dua WNA dinyatakan Reaktif (Laki-laki 42 tahun, dan 31 tahun).

Sehingga upaya yang dilakukan, Pengambilan sampel swab tenggorokan selanjutnya dikirim ke laboratorium provinsi Jawa Barat, Ke-dua WNA diwajibkan isolasi mandiri di rumah (mess) diawasi ketuanya dan pihak Puskesmas setempat sambil menunggu hasil laboratorium swab.

Kemudian membatasi aktivitas ke-dua WNA agar tak keluar mess selama isolasi mandiri, Dijadikan bahan pembahasan dalam rapat gugus tugas Covid-19 Kabupaten Garut
untuk bahan tindaklanjut.

Dikemukakan Ricky R Darajat, total kasus Covid (OTG, ODP, PDP dan Konfirmasi +) mencapai 2.458 kasus, terdiri OTG : 316 orang (delapan OTG baru dan 308 OTG lama), dimana 157 masih dalam tahap observasi, dan 159 selesai masa observasi;

Terdapat ODP 2.095 kasus (182 kasus masih pemantauan, sembilan dalam perawatan, dan 1.904 selesai pemantauan dimana delapan di antaranya meninggal), PDP : 35 kasus (tiga kasus dalam perawatan dan 32 kasus selesai pengawasan dimana enam di antaranya meninggal.

Konfirmasi + tiga kasus, terdiri dua dalam perawatan di RSUD dr Slamet, satu kasus Isolasi mandiri di rumah menunggu hasil laboratorium, jumlah ODP terdeteksi hari ini di fasilitas kesehatan sembilan kasus.

Jumlah ODP dan PDP meninggal 14 orang dengan angka Case Fatality Rate (CFR) 0.57 per mil, artinya lima sampai enam orang berisiko meninggal di antara 1.000 kasus Covid-19 di Kabupaten Garut, katanya.

********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here