Dua Rumah Penduduk Garut Musnah Diranggas Kobaran Api

0
83 views

“Selama 2015 Tewaskan Tiga Korban Dengan Kerugian Rp21.242.500.000”

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Sabtu, 16/01 – 2016 ).

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Dua rumah penduduk Garut di Kampung Cidarangdan Desa Neglasari Pakenjeng, hanya dalam waktu 15 menit  menjadi rata dengan tanah lantaran ludes diranggas kobaran api, Sabtu (16/01-2016).

Kendati tak menelan korban jiwa pada tragedi kebakaran diduga kuat bersumber hubungan arus pendek listrik tersebut. Tetapi dua “kepala keluarga” (kk) dengan 11 anggota keluarga itu kehilangan tempat tinggal termasuk isinya.

Tak ada satu pun barang bisa diselamatkan. Juga antara lain 80 ekor ayam pelung milik korban, lebur menjadi abu.

Tokoh masyarakat Pakenjeng Ade Manadin katakan, kebakaran baru diketahui terjadi sekitar pukul 09.00. Diduga berawal dari percikan konsleting listrik pada salah satu rumah, kemudian kobaran api langsung meranggas bagian-bagian bangunan rumah berkonstruksi mudah terbakar, berupa rumah panggung.

Sekejap kobaran api mengepung rumah menyambar bangunan rumah panggung lain persis di sampingnya. Termasuk kandang ayam pelung berisi 80 ekor.

Warga mengetahui kebakaran tersebut, tanpa daya memadamkan api mendadak-sontak meluluh-lantakan kedua bangunan rumah.

Ketika kebakaran terjadi, seluruh penghuninya tak ada di rumah. Masing-masing pemilik rumah bekerja di sawah/kebun. Sedangkan anak-anak mereka belajar di sekolah. Lokasi kedua rumah itu pun, juga agak jauh dari rumah penduduk lainnya.

“Kalau jumlah kerugian material belum diketahui karena masih dihitung. Namun yang jelas, tak ada harta benda bisa diselamatkan sama sekali. Sehingga sangat dibutuhkan bantuan segera,” imbuh Ade Manadin.

“Selama 2015 Tewaskan Tiga Korban Dengan Kerugian Rp21.242.500.000”

Dari 216 kasus yang ditangani UPTD “Pemadam Kebakaran” (Damkar) Kabupaten Garut, selama 2015. Selain menewaskan tiga korban, juga totalitas kerugian material mencapai Rp21.242.500.000,-

Lantaran terbakarnya 169 rumah penduduk. Juga dua kendaraan bermotor, serta 45 kasus lain-lain.

Kepala UPTD Damkar kabupaten setempat, Wawan Sobarwan, S.IP mengatakan, selain di Pakenjeng. Pada awal 2016 ini terdapat dua kasus yang ditanganinya.

Terdiri satu rumah terbakar menewaskan seorang penghuninya berusia lanjut, serta satu kasus lain-lain, dengan total kerugian mencapai Rp185 juta.

Sedangkan dari lima unit Damkar, hanya tiga di antaranya bisa beroperasi efektif. Sedangkan dua unit lainnya berkondisi memprihatinkan.

******

(nz, jdh).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here