Dua Hari Berturut-turut Garut Diterjang Banyak Bencana Longsor

0
120 views

Ilustrasi Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Kamis, 10/12 -2015 ).

Ilustrasi.
Ilustrasi.

Dua hari berturut-turut Kabupaten Garut, Jawa Barat, diterjang banyak bencana tanah longsor, masing-masing di wilayah  Kecamatan Banjarwangi, Cikajang, dan Kecamatan Cilawu, lantaran terjadi intensitas hujan deras mengguyur kawasan tersebut, pada Selasa dan Rabu (08-09/12-2015).

Meski tak terdapat korban jiwa, namun sedikitnya empat bangunan rumah dilaporkan rusak, juga sebelas unit rumah lainnya, serta satu masjid terancam. Mengakibatkan beberapa keluarga terpaksa diungsikan. Sejumlah lintasan ruas jalan pun sempat terputus sebab badan jalan tertimbun tanah longsor.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan Bidang Pencegahan BPBD kabupaten setempat, Tb Agus Sofyan katakan, pada Selasa (08/12-2015) sekitar pukul 15.30 WIB, tanah longsor melanda Kampung Gunung Masigit RT 04/03 Desa Padahurip Banjarwangi.

Sehingga satu unit rumah panggung milik penduduk rusak tergerus longsoran tanah, dan tiga unit rumah lainnya terancam.

Menghindari terjadi longsoran susulan, maka seluruh penghuni rumah terkena longsor termasuk terancam terpaksa diungsikan ke tempat lain dinilai aman.

Keesokan harinya, sekitar pukul 15.00 WIB, longsor berlangsung di Kampung Genteng RT 01/06 Desa Banjarwangi menimpa satu unit rumah penduduk, serta di Kampung Dangdeur RT 03/04 Desa Talagasari.

Sedikitnya dua unit rumah masyarakat rusak terseret longsoran tanah, serta delapan rumah juga satu unit bangunan masjid menjadi terancam.

Nyaris bersamaan, atawa sekitar pukul 15.30 WIB, longsor juga melanda Kampung Simpang RT 01/01 Desa Cipangramatan menyebabkan terputusnya jalan provinsi menghubungkan kota Garut dengan Kecamatan Pameungpeuk. Di daerah Neglasari Cisompet pun terjadi longsor menimpa badan jalan raya yang sama.

Pada lokasi tempat lainnya masih di Desa Cipangramatan Cikajang, terjadi di Kampung Genteng RT 02/06 menimbun dinding rumah warga setempat.

Longsor dipicu intensitas guyuran hujan deras, dan pada hari itu pun terjadi di Kecamatan Cilawu. Longsoran tanah menimpa jalan provinsi menghubungkan kota Garut-Tasikmalaya di kilometer 13,5.

“Memang kemarin hujannya deras sekali. Beberapa titik ruas jalan di kawasan perkotaan juga sempat banjir cileuncang,” ungkap Agus, Kamis (10/12-2015).

Sedangkan total kerugian akibat bencana ini, dikatakan masih belum bisa diperkirakan sebab masih dalam penghitungan.

Agus kembali mengingatkan agar penduduk senantiasa meningkatkan kewaspadaan kemungkinan terjadinya bencana serupa. Terutama jika terjadi hujan deras.

“Kita berharap warga mampu mendeteksi dini potensi bencana mungkin terjadi di daerahnya. Jika terjadi bencana supaya segera melapor ke BPBD atau pada pemerintah setempat agar secepatnya bisa dilakukan penanganan,” imbuhnya.

*******

Noel, Jdh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here