DPRD Garut Mengecam Keras Buruknya Layanan RSU

0
32 views

Garut News ( Sabtu, 15/11 – 2014 ).

RSU dr Slamet Garut. (Foto : John Doddy Hidayat).
RSU dr Slamet Garut. (Foto : John Doddy Hidayat).

Kalangan DPRD Kabupaten Garut, selain mengecam membengkaknya belanja tak langsung, dan belanja pegawai pada RAPBD 2015.

Juga membidik  RSU dr Slamet Garut, sehingga menjadi bulan-bulanan mereka.

Menyusul nyaris seluruh fraksi pada Rapat Paripurna DPRD tentang Pemandangan Umum Fraksi terhadap Nota Pengantar Bupati tentang Raperda RAPBD  2015, Jum’at (14/11-2014) petang, mengecam keras masih buruknya jasa layanan rumah sakit tersebut.
Pelayanan RSU dr Slamet Garut terhadap masyarakat atawa pasien dinilai masih buruk, bahkan berkondisi lingkungan cenderung kumuh.

Dirut RSU, dr Maskut Faridz, MM (Foto : John Doddy Hidayat).
Dirut RSU, dr Maskut Faridz, MM (Foto : John Doddy Hidayat).

Padahal dana renumerasi diterima para pengelolanya terbilang besar. Malahan diperparah para dokter bertugas lebih menyukai mengurus praktik di luar rumah sakit.

Banyaknya keluhan juga pengaduan terkait buruknya kinerja RSU dr Slamet, ditindaklanjuti Komisi A dan D melakukan Sidak beberapa waktu lalu kendati ditengarai mengalami kebocoran.

Fraksi PDI-Perjuangan pada pemandangan umumnya melalui juru bicara Juju Hartati menilai kinerja RSU dr Slamet Garut berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) itu, buruk.

Salah satu indikasinya diperlihatkan banyak pasien terlantar, terutama di ruang Instalasi Gawat Darurat. Rumah sakit juga sering beralibi persediaan obat-obatan habis sehingga pasien terpaksa membeli di luar.

Para dokter pun disinyalir lebih memilih berpraktik di luar rumah sakit, daripada fokus melayani pasien rumah sakit.

F-PKB menilai pula kinerja pelayanan RSU dr Slamet hingga kini masih memprihatinkan.

“Pelayanan kesehatan rendah. Padahal remunerasi diterima para pengelola sangat besar, namun tak berbanding lurus dengan tingkat pelayanan pasien,” tandas juru bicara Fraksi PPP Alit Suherman.

Kecaman senada dikemukakan Fraksi PPP. “Kita banyak menerima keluhan dan pengaduan masyarakat tentang buruknya pelayanan RSU. Ini akibat lemahnya disiplin pegawai. Karena itu, Kami Fraksi PPP meminta Bupati melakukan perbaikan pengelolaan manajemen RSU,” imbuh juru bicara Fraksi PPP Rini Sri Rahayu, mengingatkan.

PPP juga menyinggung tentang Pendapatan Asli Daerah (PAD) RSU dr Slamet sekitar Rp150 miliar, kenyataannya dikembalikan lagi ke rumah sakit terbesar milik Pemkab ini, untuk belanja beragam kebutuhannya.

*******

Noel, Jdh.