DPRD Desak Tuntasnya Pengusutan Kebakaran Pasar Limbangan

0
31 views

Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Selasa, 24/05 – 2016 ).

Warga Pasar Darurat Berupaya Mengais Sisa Puing Diranggas Kobaran Api.
Warga Pasar Darurat Berupaya Mengais Sisa Puing Diranggas Kobaran Api.

Banyak fraksi DPRD Garut menyatakan prihatin bahkan miris terjadinya kebakaran pasar darurat Pasar Limbangan di Lapang Pasopati Balubur Limbangan berlangsung Rabu (18/05-2016) lalu.

Mereka juga meminta polisi bisa mengusut tuntas, peristiwa meluluhlantakkan sedikitnya 986 kios dan los pedagang tersebut.

Pengusutan perlu dilakukan secara terbuka agar kecurigaan sejumlah pihak tak menjadi konflik berkepanjangan. Bupati Garut juga didesak segera mengambil langkah diperlukan, terutama menyangkut nasib para pedagang menjadi korban kebakaran.

Demikian mengemuka pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut tentang Pembahasan Empat Buah Raperda Tahun 2016 di ruang rapat paripurna, Senin.

“Kami minta aparat melakukan identifikasi, dan hasilnya agar dipublikasikan terbuka agar isu merebak di masyarakat tak menjadi konflik berkepanjangan,” imbuh juru bicara Fraksi Demokrat-Restorasi, Mas Yayuk Siti Safuroh.

Pihaknya juga meminta Pemkab berpihak kepada masyarakat dengan melakukan sejumlah langkah, supaya dampak kebakaran tak mengganggu aktivitas pedagang pasar mencari nafkahnya.

Ungkapan senada dikemukakan Fraksi PAN. Juru bicara Fraksi PAN Iyus Rustaman menegaskan agar kasus kebakaran itu diusut tuntas.

“Aparat hukum agar melakukan penyelidikan asal kebakaran terjadi. Supaya saling suudzon tak berkembang,” ingatnya.

Dikemukakan pula Fraksi Partai Hanura. Melalui juru bicaranya Indra Gumilar, mereka mengingatkan Bupati Garut siap menghadapi beragam kemungkinan dari dampak kebakaran, yang menyangkut kebutuhan hidup masyarakat ini.

Menanggapi hal itu, Bupati Rudy Gunawan menegaskan kepeduliannya dengan bertolak ke Balubur Limbangan dan membuka dialog dengan para pedagang. Dia bahkan mengklaim berkomitmen bersama Kapolres untuk melakukan penyelidikan atas kebakaran tersebut.

“Kami berkomitmen melakukan penyelidikan, dan minta Puslabfor Polri menyelidiki,” katanya.

Dia juga sempat menyatakan kekecewaannya dengan penolakan para pedagang atas solusi ditawarkan, seperti pindah ke gedung baru Pasar Limbangan. Termasuk pertemuan difasilitasi Kepala Staf Presiden di Jakarta yang tak membuahkan hasil.

Padahal, kata Rudy, pihaknya menawarkan tujuh solusi bagi pedagang. di antaranya memersilakan mereka pindah menempati gedung baru. dan mengusahakan bantuan bagi para pedagang kiosnya terbakar untuk mendapat kios. Namun pedagang tergabung dalam “Paguyuban Pedagang Pasar Limbangan” (P3L) tetap menolak.

Dalam pada itu, para pedagang tetap menolak pindah ke gedung baru. Mereka lebih memilih bergotong royong membersihkan puing-puing bekas kios dan los.

Ini dilakukan untuk memfasilitasi para pedagang akan kembali membangun kios, dan los daruratnya di sana untuk berdagang lagi. Meski di sekitar areal bekas kebakaran masih terpasang garis polisi.

******

( nz, jdh ).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here