DPR Dorong PNM – ULaMM Ujung Tombak BUMN

by

Garut News ( Jum’at, 14/03 – 2014 ).

Foto: John.
Foto: John.

Anggota DPR (Komisi VI) Ahmad Muhajir, SH, MH menyatakan, senantiasa semakin mendorong “Permodalan Nasional Madani” (PNM) – “Unit Layanan Modal Mikro” (ULaMM), agar menjadi ujung tombak “Badan Usaha Milik Negara” (BUMN) pada penyertaan modal para pelaku “UMKM”.

Sehingga PNM – ULaMM, mitra pemerintah semakin diharapkan bisa menjadi pilihan masyarakat usaha ekonomi produktif.

Para Peserta UMKM. (Foto: John).
Para Peserta UMKM. (Foto: John).

Memenuhi pemenuhan peningkatan permodalan berbunga terjangkau atawa bahkan lebih murah, imbuh Muhajir, menyerukan ketika didesak pertanyaan Garut News, Jum’at (14/03-2014).

“Sangat luar biasa,” katanya menyikapi penyelenggaraan PKU Temu dan Silaturahmi PMK PT PNM (Persero) Cabang Tasikmalaya, di Garut.

Dengan mengusung tematik “Membangun Jaringan dan Sinergitas UMK untuk Tumbuh dan Berkembang Bersama.”

Serap Aspirasi Peserta. (Foto: John).
Serap Aspirasi Peserta. (Foto: John).

Menyusul dilaksanakannya pelatihan, dan motivasi pada sekitar 250 pelaku UMK di Garut, Jabar, guna mewujudkan wirausaha madani.

Direktur Bisnis Mikro I PNM, M. Lukman Rizal katakan kalangan pelaku usaha mikro kecil, dan menengah itu, memerlukan dorongan motivasi.

Guna meningkatkan kompetensi, agar mereka menjadi wirausahawan unggul, dan berdaya saing.

Berlangsung Diskusi atawa Dialog Interaktif. (Foto: John).
Berlangsung Diskusi atawa Dialog Interaktif. (Foto: John).

Karena itu kata dia, PNM lembaga keuangan nonbank milik negara terpanggil memberikan pelatihan, dan pendampingan usaha guna mewujudkannya, katanya pula.

Lantaran motivasi UMK kerap pasang-surut dalam menjalankan usahanya.

“Kami berupaya membangkitkan motivasi UMK Garut, agar lebih Positive thinking dalam mengembangkan usaha,” imbuhnya menyerukan disela diskusi berjuluk Membangun Jaringan dan Sinergitas UMK untuk Tumbuh dan Berkembang Bersama.

Foto : John.
Foto : John.

Dikemukakan, pelatihan ini implementasi program “Pengembangan Kapasitas Usaha” (PKU), rutin dilaksanakan PNM sejak 2010.

Dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 1,46 juta pelaku UMKM, tandasnya.

Khusus 2013, PNM melaksanakan 208 kali pelatihan diikuti 9.662 pelaku UMKM atawa berjumlah peserta meningkat 258 persen dibandingkan pencapaian 2012.

Sebagian Produk UMKM. (Foto: John).
Sebagian Produk UMKM. (Foto: John).

Pelatihan ini, juga diharapkan para nasabah bisa lebih optimal memanfaatkan jasa pembiayaan PNM, sekaligus mampu meningkatkan kapasitas usaha.

Maupun membantu program pemerintah pada pengembangan perekonomian masyarakat, ungkap Lukman, menambahkan.

Kepala Divisi PKU PNM, Ibrahim Salim katakan pula program pendampingan usaha atawa capacity building, menjadi unggulan PNM pada industri pembiayaan mikro.

Foto : John.
Foto : John.

Sebagai BUMN fokus pada pemberdayaan UMKM, PNM tak hanya memberikan pembiayaan, melainkan juga pendampingan usaha.

Program capacity building melalui PKU itu, terdiri program regular, dan klasterisasi pada para nasabah di seluruh cabang PNM Indonesia.

Merupakan program regular melanjutkan program sebelumnya.

Diharapkan semakin banyak jumlah pelaku UMKM, dan kian tersebar, sehingga bisa memercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja baru, imbuh Ibrahim.

Pemimpin PNM Cabang Tasikmalaya, Tirta Prasetia jelaskan, Garut salah satu wilayah operasi bisnis PNM dikomandoi PNM cabang Tasikmalaya.

Berjumlah Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) sebanyak lima outlet, terdiri Garut, Kadungora, Wanaraja, Tarogong, dan Bayongbong.

Sedangkan PNM Cabang Tasikmalaya total membawahi operasi bisnis 19 ULaMM, dibantu empat klaster, terdiri Garut, Ciamis, Ciawi, dan Paseh, bebernya.

Sejak awal beroperasi hingga Februari 2014, ungkap Tirta, total pembiayaan mikro disalurkan PNM Cabang Tasikmaya itu, mencapai Rp404,3 miliar.

Dimanfaatkan 7.551 pelaku UMK, tersebar pada wilayah Tasikmalaya, dan sekitarnya.

Foto Bareng. (John).
Foto Bareng. (John).

Klaster Garut, salah satu kontributor positif bagi PNM Cabang Tasikmalaya, bertotal penyaluran pembiayaan sebesar Rp68 miliar per Februari 2014, atawa tumbuh delapan persen dalam setahun.

Pembiayaan tersebut dimanfaatkan 1.825 pelaku UMK, dan untuk klaster Garut, total penyaluran sebesar Rp116 miliar berjumlah nasabah 1.110, katanya.

PNM kini memiliki 705 kantor pelayanan, tersebar pada 2.799 wilayah kecamatan di Seluruh Indonesia.

Kantor pelayanan terdiri satu kantor pusat, 26 kantor cabang, empat kantor cabang pembantu, 97 kantor klaster, dan 577 gerai ULaMM.

PT. PNM (Persero), Lembaga Keuangan Khusus sahamnya 100 persen milik pemerintah.

Tugas Utamanya memberikan solusi pembiayaan pada UMKMK dengan kemampuan yang ada, berdasar kelayakan usaha, serta prinsip ekonomi pasar.

Dengan dukungan pemerintah, dan seluruh Masyarakat Indonesia, PNM dikelola dengan prinsip-prinsip profesionalisme, tranparansi, dan good corporate governance, siap melangkah memasuki Era Indonesia Baru, menuju masyarakat madani yang dicita-citakan.

******

John.