DKM Yadul ‘Ulya Semangati Kiprah Bina Insani

0
14 views
Berbagi Sembako, Jum'at Berkah (08/01-2021).
Kepedulian Sosial Juga Jalin Kebersamaan serta Solidaritas.

“Panti Sosial Asuh 40 Anak”

Garutnews ( Jum’at, 08/01 – 2021 ).

DKM maupun pengelola Masjid Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya Panawuan, menyemangati positif kiprah Yayasan “Bina Insani Utama” Garut yang selama ini mengelola Panti Sosial Asuhan Anak.

Lembaga sosial beralamat di Jalan Pasundan Kecamatan Garut Kota tersebut, memiliki 40 anak asuh termasuk 20 anak asuh beralamat di luar panti, ungkap Pimpinannya Ust. Wawan.

Jalan Pasundan Kota Garut.

Dia pun antara lain mengapreasiasi pengelola Masjid Ponpes/Kuttab Yadul ‘Ulya bersama Yayasan Tahfidz Garut berbagi sembako, sebagai wujud kepedulian sosial termasuk bagi yang terdampak pandemi coronavirus disease 2019.

Masih menurut Ust. Wawan, kondisi saat ini sangat terbantu adanya kepedulian sosial. Sehingga diharapkan pula dari kalangan dermawan institusi lainnya.

Membangun Komunikasi.

Sedangkan, penularan Covid-19 di Kabupaten Garut masih terus meningkat menjadi 4.290 kasus dengan bertambahnya 82 kasus baru positif. Demikian pula kasus kematian meningkat dengan tewasnya tiga pasien positif, dan satu pasien berstatus terduga, Kamis (07/01-2021).

Koordinator Komunikasi Publik Satuan Tugas Penanganan Covid-19 kabupaten setempat Muksin katakan, dari 82 kasus baru positif itu, ada 68 kasus di antaranya ditemukan dari pemeriksaan RT PCR laboratorium RSU dr Slamet pada 212 sampel swab.

Serta 14 kasus dikonfirmasi berdasar hasil pemeriksaan RT PCR di fasilitas pelayanan kesehatan lain, katanya.

Dari 82 kasus baru positif tersebut, terdiri 50 perempuan dan 32 laki-laki, berusia antara satu hingga 76 tahun. Mereka berasal dari Kecamatan Garut Kota (14 kasus), Bayongbong (12), Tarogong Kidul (11), Tarogong Kaler (9).

Banyuresmi (5), Cibatu (5), Kersamanah (4), Selaawi (4), Cilawu (2), Kadungora (2), Karangpawitan (2), Pakenjeng (2), Pameungpeuk (2), Pangatikan (2), Samarang (2), Sukawening (2), Leuwigoong (1), dan Sukaresmi (1).

Bertambahnya kasus positif, jumlah kasus meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 di Garut juga bertambah menjadi 124 orang dengan meninggalnya tiga pasien positif asal tiga kecamatan. Yakni laki-laki (KC-3867) 60 tahun dari Tarogong Kaler, laki-laki (KC-4021) 80 tahun dari Cilawu, dan perempuan (KC-4271) 45 tahun dari Sukawening.

KC-3867 diketahui dikonfirmasi positif pada 31 Desember 2020 merupakan pasien kesembilan asal Tarogong Kaler meninggal dunia akibat Covid-19. KC-4021 dikonfirmasi positif Covid-19 pada 3 Januari 2020 merupakan pasien kedelapan asal Cilawu meninggal dunia akibat Covid-19. KC-4271 dikonfirmasi positif pada 7 Januari 2020 merupakan pasien keempat asal Sukawening meninggal dunia akibat Covid-19.

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Garut juga melaporkan ada penambahan satu kasus probable meninggal dunia, yaitu perempuan 53 tahun dari Garut Kota. Sehingga kini jumlah kasus probable bertambah menjadi dua kasus. Keduanya meninggal dunia.

Terdapat pula penambahan 24 pasien dinyatakan sembuh. Mereka terdiri 12 laki-laki dan 12 perempuan, berusia antara 13 sampai 66 tahun. Mereka berasal dari Garut Kota (5 kasus), Karangpawitan (5), Tarogong Kidul (4), Wanaraja (3), Banjarwangi (1), Karangtengah (1), Cisurupan (1), Kadungora (1), Pangatikan (1), Cikajang (1), dan Banyuresmi (1).

Sehingga keseluruhan jumlah pasien sembuh bertambah menjadi 2.532 orang.

“Masih ada 1.632 pasien positif dalam isolasi perawatan, dan dua pasien positif isolasi mandiri,” kata Muksin pula.

******

Abisyamil, JDH/Foto : Abah John.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here