Diupayakan Bisa Segera Direhabilitasi

0
16 views

Esay/Fotopgrafer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Selasa, 17/05 – 2016 ).

Jujun Juansyah.
Jujun Juansyah.

Ruas badan jalan kabupaten, yang selama ini melintasi Perkampungan Sela Jambe di Kelurahan Sukanegla Kecamatan Garut Kota, yang kini berkondisi semakin terancam terputus total. Bakal segera direhabilitasi.

Lantaran gorong-gorong saluran air melintasi badan jalan tersebut ambruk, meski dilapisi lintasan jalan beraspal berkonstruksi hotmix.

Sehingga diupayakan direhabilitasi, lantaran selain bisa menghambat mobilitas transfortasi pemasaran hasil pertanian tanaman pangan penduduk. Juga bisa membahayakan para pengguna jasa jalan.

Demikian dikemukakan Kepala Bidang Bintek pada Dinas Bina Marga kabupaten setempat, Jujun Juansyah Nurhakim, ST, MT kepada Garut News di ruang kerjanya, Selasa (17/05-2016) juga katakan dialokasikan pendanaannya sekitar Rp50 juta.

Meniti Jembatan Darurat.
Meniti Jembatan Darurat.

Sedangkan kondisi penduduk yang tetap berupaya maksimal melintasi jembatan darurat Sungai Cibeureum. Meski dengan tertatih-tatih, bahkan super hati-hati. Mereka tetap meniti sarana sederhana yang licin tersebut. Guna antara lain memenuhi mobilitas transfortasi denyut nadi kebutuhan perekonomian sehari-hari.

Lantaran jembatan itu, meski darurat namun dinilai sangat vital. Sebab selama ini, menghubungkan Desa Sukamenak di wilayah Kecamatan Wanaraja dengan Desa Sukahurip wilayah Kecamatan Pangatikan Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Menyusul sebelumnya, hujan deras pada Jum’at (26/02-2016). Juga menerjang tiga rumah penduduk di Kampung Cicapar, Desa Sukahurip, Pangatikan.

Padahal longsoran tanah semula menimpa rumah milik Yusuf. Kemudian menyumbat saluran air mengakibatkan meluap kemudian menggerus rumah milik Aep, serta Badar.

Seluruh perabotan rumah tangga kedua rumah tersebut rusak berat. Karena pemilik rumah tak sempat menyelamatkan barang-barang rumah tangga. Menjadikan perabotan kotor dan rusak.

Longsor disertai banjir bandang juga di lokasi lain Desa Sukahurip menerjang bangunan mesjid dan Madrasah. Serta meluluh-lantakan jembatan penghubung menuju Kampung Cicapar. Disusul mobil patroli Polsek Wanaraja nyaris terjerumus jurang.

Jujun Juansyah menyatakan, berupaya bisa segera direhabilitasi secara permanen dengan alokasi dana sekitar Rp200 juta berkonstruksi “box cul vert”. Jembatan daruratnya pun dibangun Bidang Pemeliharaan Dinas Bina Marga dengan melibatkan peran serta pelbagai pihak.

*******