Distarkim Paling Prioritaskan Pembangunan Jaringan Air Bersih

0
17 views

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Kamis, 19/05 – 2016 ).

Sriyuda Ermansyah.
Sriyuda Ermansyah.

“Dinas Tata Ruang dan Pemukiman” (Distarkim) Kabupaten Garut, pada tahun anggaran 2016 ini antara lain paling memprioritaskan pembangunan jaringan air bersih.

Diawali dari sumber-sumber mata air hingga pada rumah-rumah penduduk, dengan total alokasi dana APBD murni kabupaten setempat bernilai Rp12 miliar.

Kepala Subag Program, Evaluasi dan Pelaporan Distarkim Sriyuda Ermansyah, ST, M.Si katakan disusul pembangunan gedung-gedung pemerintah di antaranya gedung perpustakaan, Masjid Islamic Centre, serta areal sosial centre.

Areal sosial centre tahun ini dibangun Mushola dan Shoping Shop, keseluruhan masih menelan dana APBD murni bernilai Rp10 miliar.

Kemudian pembangunan jembatan rawayan antara lain di wilayah Kecamatan Kadungora, Pakenjeng, dan Kecamatan Bungbulang dengan total pembiayaannya Rp1,3 miliar.

Kepada Garut News di ruang kerjanya, Kamis (19/05-2016),  Sriyuda Ermansyah mengemukakan pula pada Bidang Penataan Prasarana Pemukiman dengan kegiatan antara lain penataan kota berupa pembangunan trotoar pada 10 titik lokasi.

Di antaranya pada lintasan Jalan A. Yani, Jalan Pramuka, Sumber Sari – Suci, Jalan Siliwangi, Ciledug, Cikuray, Jalan Bank, Tarogong Kaler, serta seputar Alun-Alun, dengan menelan dana APBD murni Rp2 miliar.

Sehingga total alokasi APBD pada kegiatan dikelola Distarkim bernilai Rp160 miliar.

Selain itu terdapat kegiatan pembangunan RSU dr Slamet bersumber Bantuan Provinsi Jawa Barat bernilai Rp50 miliar, dari total nilai Banprov tahun anggaran ini Rp150 miliar.

Sedangkan bersumber “Dana Alokasi Khusus” (DAK) 2016 senilai Rp2,5 miliar diperuntukan pembangunan sarana air bersih, dan sanitasi.

Dalam pada itu kebutuhan proporsi lima persen pembangunan tersebut di Kabupaten Garut, setiap tahunnya mencapai Rp20 miliar lebih.

*******