Distan Garut Fasilitasi Pemanfaatan Produk Penyubur Organik

0
97 views
Beny Yoga di Kebun Wisata Samarang.
Rahmat Jatnika (paling kiri), Dampingi Dr Soorriya Murthy.

“Produk Biotechnology Bantu Kesuburan Tanah, Sehatkan Tanaman, Tingkatkan Produktivitas”

Garut News ( Selasa, 10/12 – 2019 ).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Ir Beni Yoga, MP katakan institusinya memfasilitasi pemanfaatan penyubur organik berupa produk biotechnology yang membantu menyuburkan tanah, menyehatkan tanaman, serta meningkatkan produktivitas.

“Sehingga setelah diuji coba terbukti efektivitasnya tanpa efek samping, maka terserah para petani untuk memanfaatkannya, kami hanya mengenalkan,”   imbuh Beny Yoga di kebun jeruk Kampung Bongkor Cintarakyat Samarang, Selasa (10/12-2019).

Nikmati Jeruk di Kebun Wisata.

Pada sentra pengembangan baru budidaya Jeruk Garut tersebut, diharapkan pada empat hingga enam pekan mendatang bisa diketahui hasil dari demplot maupun lahan percontohannya.

Karena itu Kepala Dinas Pertanian kabupaten setempat, menginstruksikan jajarannya agar memonitoring kondisi tanaman di lahan percontohan tersebut.

Para PPL Diskusikan Formula Efektif Tingkatkan Kualitas, dan Produktivitas Pertanian.

Ungkapan dan harapan senada dikemukakan pula Kepala Bidang Hortikultura pada Dinas Pertanian, Rahmat Jatnika, SP, MP dan menyatakan dukungannya terhadap para petani yang memanfaatkan penyubur organik.

Kalangan ‘Penyuluh Pertanian Lapangan’ (PPL) di wilayah Kecamatan Samarang pun, termasuk Kursita, SP katakan ‘back to nature’ optimis bisa diwujudkan secara terencana dan terukur guna memulihkan kesuburan tanah dan tanaman secara alami.

Dadan Saksikan Uji Coba Penyemprotan.

Sedangkan pakar  agrikultur Dr Soorriya Murthy kepada kelompok petani jeruk detail memaparkan mengenai formula meningkatkan produktivitas dengan upaya menyuburkan tanah juga menyehatkan tanaman tanpa menggunakan unsur kimia.

Dia pun menyatakan, kondisi kesehatan pohon bisa mengurangi serangan hama penyakit tanaman, juga dikemukakan mengenai upaya menghindari penggunaan pestisida.

Foto Bareng.

Pemilik  kebun wisata, dan edukasi berlokasi delapan kilometer dari arah selatan pusat Kota Garut itu, Dadan menyatakan pada lahan percontohannya direncanakan 100 pohon jeruk, terdiri 20 pohon Jeruk Garut, 50 Siem, dan 30 pohon jeruk Cokun.

“Merespon baik penerapan teknologi tanpa unsur kimiawi ini,” katanya antara lain, yang selama ini mengelola populasi 2.000 pohon jeruk.

********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here