Disperkim Garut : Masyarakat Pelihara Manfaat Bangub Jabar

0
33 views
Ir Luna Aviantrini, MT.
Budi Arifin, ST Detail Jelaskan Inovasi Siduru Kepada Masyarakat.

“Gulirkan Inovasi Siduru”

Garut News ( Senin, 25/11 – 2019 ).

Plt. Kepala Dinas “Perumahan dan Permukiman” (Disperkim) Kabupaten Garut, Ir Luna Aviantrini, MT menghimbau masyarakat penerima manfaat bantuan Gubernur Jawa Barat, senantiasa bisa memelihara dan memanfaatkan secara maksimal bantuan tersebut. 

Jajaran intitusinya pun menyampaikan terimakasih, termasuk kepada pemerintah pusat, perusahaan melalui dana CSR nya, serta institusi lainnya yang selama ini berperanserta merehabilitasi ‘Rumah Tidak Layak Huni’ (RTLH/Rutilahu).

Detail Mengemas Apik Inovasi Siduru.

Namun juga diingatkan, agar masyarakat pun jangan memadamkan rasa empati kepedulian sosialnya, meski selama ini kerap mendapatkan bantuan. Lantaran bantuan tersebut merupakan stimulan sebagai pemacu peran swadaya masyarakat itu sendiri.

Sehingga diharapkan bisa memercepat upaya penanggulangan kemiskinan, maka ke depan bantuan dari pemerintah maupun lembaga lain dapat semakin berkurang jika banyak penduduk yang berhasil beranjak menjadi hidup sejahtera.

“Dengan demikian pemberian bantuan bisa dialihkan ke daerah lainnya, yang juga sangat mendesak memerlukannya sebagai upaya pemerataan,” imbuh Luna Aviantrini kepada Garut News di ruang kerjanya, Senin (25/11-2019).

Dia pun mengapresiasi positip atas realisasi program ‘Bantuan Sosial’ (Bansos) 1.080 unit  Rutilahu dari Gubernur Provinsi Jawa Barat 2019 di Kabupaten Garut.

Program itu beralokasi dana Rp17,5 juta setiap unitnya, masing-masing terdiri Rp16,5 juta diperuntukan bahan bangunan, kemudian Rp700 ribu upah tenaga kerja, serta Rp300 ribu dialokasikan biaya operasional (BOP) LPM/BKM.

Hingga kini berkisar 75-80 persen progres dari total keseluruhan telah tuntas secara fungsional diselesaikan.

“Gulirkan Inovasi Siduru”

Sedangkan mengenai digulirkannya ‘Sistem Informasi Data Rumah Tidak Layak Huni’ (Siduru) oleh Disperkim Kabupaten Garut. Sejalan dengan perkembangan era digital ini.

Guna memermudah juga memercepat pelayanan kepada calon penerima manfaat hingga ke pelosok terpencil.

“Lantaran bisa memerpendek jarak, waktu, bahkan antara lain tak lagi hanya mengandalkan pengusulan dengan profosal,” ungkap Luna Aviantrini.

Ungkapan senada dikemukakan pula Kepala ‘Unit Pengelola Teknis Daerah’ (UPTD) Wilayah II pada Dinas Perumahan dan Permukiman kabupaten setempat, Budi Arifin, ST (Sarjana Teknik Lingkungan).

********

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here