Diskominfo Garut Jadikan Penyelenggaraan FGD Kelembagaan Permanen

by
H. Nurdin Yana.

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Selasa, 16/05 – 2017 ).

H. Nurdin Yana.
H. Nurdin Yana.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Garut segera mengagendakan setiap penyelenggaraan “Focus Group Discussion” (FGD) sebagai kelembagaan maupun forum yang permanen, sebagai basis setiap informasi disampaikan sesuai kepentingan masyarakat.

Dengan kemasan informasi yang konstruktif yang dipastikan bisa disampaikan adaptif dengan pemenuhan kebutuhan pelayanan kepada masyarakat, 

“Sehingga ragam inovasi dan program yang baik tersebut, tak ada saya pun bisa tetap berjalan,” ungkap Kepala Diskominfo kabupetn setempat Drs H. Nurdin Yana, MH pada penyelenggaraan FGD Proyek Perubahan Kolaborasi Pengelolaan Informasi Publik di Kabupaten Garut, Selasa (16/05-2017).

Lis Zilfah Adnan.
Lis Zilfah Adnan.

Lantaran melalui penyelenggaraan helatan itu, juga merupakan produk pemikiran konstruktif dari beragam elemen dan komponen masyarakat, terutama dalam menyikapi perkembangan informasi serta komunikasi global melalui media modern, maupun melalui “Forum Komunikasi Media Tradisional” (FK Metra), katanya.

Dalam pada itu, Lis Zilfah Adnan dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Garut katakan, mendesak segera terdapatnya regulasi kebijakan mengenai etika pemanfaatan ragam media komunikasi.

Selain itu, ungkap dia, sangat perlu dioptimalkannya pengemasan pesan, kemudian penyiapan strategi marketing informasi, serta senantiasanya diselenggarakan analisis “Strengths/Kekuatan, Weakness/Kelemahan, Opportunities/Peluang, serta Threats/Ancaman” (SWOT).

Foto : Diar Cahdiar Antareja.
Foto : Diar Cahdiar Antareja.

Sedangkan John Doddy Hidayat dari Media Online Garut News antara lain mengemukakan, informasi dan komunikasi publik harus merupakan produk desain yang matang, di antaranya memenuhi unsur 5 W dan 1 H, menarik, akurat, bermanfaat, juga cepat (deadline every minutes).

Selain itu pula, harus sejalan dengan pemenuhan kebutuhan media modern, dan media tradisional, sekaligus hendaknya dapat merangkul seluruh elemen dan komponen masyarakat, agar ketimpangan informasi menjadi terkikis sehingga bisa mengubah apriori menjadi dukungan.

Dengan didukung kualitas sumber daya, terdiri SDM serta Infrastruktur informasi dan komunikasi, tandas John Doddy Hidayat, antara lain mengingatkan.

Terdapat juga pelbagai kontribusi pemikiran dari kalangan jurnalis, seniman, praktisi lingkungan, serta praktisi komunikasi lainnya.

“Sosialisasi Pengelolaan Media Center”

Y. Ruslan.
Y. Ruslan.

Sebelumnya di hari yang sama, Diskominfo menggelar Sosialisasi Pengelolaan Media Center Kabupaten Garut, diikuti 76 peserta dari 42 wilkayah kecamatan, serta pegawai fungsional SKPD di kabupaten setempat.

Mereka diharapkan menjadi kontributor beragam informasi Diskominfo, berupa kegiatan program, pengumuman, berita, juga termasuk agenda kegiatan pada setiap seluruh kecamatan.

Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik pada Diskominfo Kabupaten Garut , Y. Ruslan menyatakan dari setiap peserta minimal ditargetkan setiap bulannya bisa memberikan kontribusi tiga berita maupun artikel.

Bagi yang berprestasi dipastikan mendapatkan penghargaan, yang dikoordinasikan dengan pimpinan mereka masing-masing, imbuhnya.

 

***********