Disbudpar Tunggu Hasil Pengusutan Pembakaran Kios Papandayan

0
57 views

Garut News ( Rabu, 25/02 – 2015 ).

Sekitar Sepuluh Kios di Pinggir Pelataran Parkir Gunungapi Papandayan, Dibangun Pemprov Jabar 1991-an, Kamis Lalu Beberapa Di antaranya Terindikasi Sempat Dibakar Massa.
Sekitar Sepuluh Kios di Pinggir Pelataran Parkir Gunungapi Papandayan, Dibangun Pemprov Jabar 1991-an, Kamis Lalu Beberapa Di antaranya Terindikasi Sempat Dibakar Massa.

Kepala Dinas “Kebudayaan dan Pariwisata” (Disbudpar) Kabupaten Garut, Mlenik Maumeriadi menyatakan, pihaknya masih menunggu hasil pengusutan indikasi kasus pembakaran sejumlah kios, yang dibangun Pemprov Jabar pada tahun 1991-an.

Lantaran menurut Maumeriadi, indikasi kasus tersebut kini proses pengusutannya dilakukan pihak BKSDA bersama aparat penegak hukum kabupaten setempat, katanya kepada Garut News, Rabu (25/02-2015).

Inilah Tarif Tiket Masuk TWA Papandayan.
Inilah Tarif Tiket Masuk TWA Papandayan.

Menyusul dari sekitar sepuluh kios aset pemerintah itu, beberapa di antaranya sempat dibakar massa, Kamis pekan lalu.

Namun akibat pembakaran ini, tak menyebabkan setiap seluruh unit kios rata dengan tanah, dan kini dikelilingi police line.

Mlenik juga katakan, sekitar sepuluh kios masih menjadi aset Pemprov Jabar, sehingga jika tuntas pengusutannya, barulah diagendakan langkah-langkah berikutnya.

Dengan harapan potensi wisata Gunungapi Papandayan, bisa mewujudkan “multiplier effect” bagi pengembangan perekonomian masyarakat sekitarnya.

Pendirian Kios Baru yang Dinilai Ilegal.
Pendirian Kios Baru yang Dinilai Ilegal.

Meski selama ini, sama sekali tak bisa menjadi sumber pendapatan asli daerah atawa PAD, sebab dana dari tiket masuk sepenuhnya ditangani dan dikelola pihak BKSDA.

Upaya pendekatan menjalin kerjasama Pemkab dengan BKSDA pernah dilakukan, tetapi kandas dengan alibi dana tersebut disetorkan ke pusat, katanya.

Dalam pada itu, diprediksi pembakaran tersebut kemungkinan dampak dilakukannya pembongkaran paksa oleh BKSDA, hanya pada belasan kios lainnya dinilai ilegal, meski jauh sebelumnya dibahas dan diawali surat resmi berupa peringatan dari BKSDA.

Namun meski hingga TWA Papandayan ditutup sejak 2 Februari hingga 31 Maret 2015, tak satu pun pemilik kios dinilai ilegal itu, melakukan pembongkaran sendiri.

Sehingga terpaksa dilakukan pembongkaran paksa, proses pembongkarannya dilakukan langsung masing-masing pemilik kios dinilai ilegal ini, disaksikan aparat BKSDA.

Bahkan pembongkaran pun, katanya bakal terus dilakukan hingga pada kios yang didirikan berdekatan dengan kaldera gunungapi. Serta dekat perkemahan di lokasi Pondok Saladah.

Berikut harga atawa tiket masuk TWA Papandayan, wisata nusantara hari biasa Rp5.000,- hari libur Rp7.500, wisata mancanegara hari biasa Rp100 ribu, hari libur Rp150 ribu, roda dua hari biasa Rp5.000,- hari libur Rp7.500,-

Kemudian roda empat hari biasa Rp10 ribu, hari libur Rp15 ribu, sedangkan tiket masuk roda enam hari biasa Rp50 ribu, hari libur Rp75 ribu.

**********

Esay/Foto : John Doddy Hidayat.