Dinsosnakertrans Garut Terima Keresahan Pekerja Puncak Darajat

0
107 views

Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat

Garut News ( Senin, 11/04 – 2016 ).

Ratmo, SH, MH Membina 15 Pekerja Puncak Darajat.
Ratmo, SH, MH Membina 15 Pekerja Puncak Darajat.

Pengawas Ketenagakerjaan pada Dinsosnakertrans Kabupaten Garut, menerima keluh-kesah atawa keresahan sekitar 15 pekerja yang mewakili seluruh 39 karyawan obyek wisata Puncak Darajat di wilayah Kecamatan Pasirwangi kabupaten setempat.

Mereka, Senin (11/04-2016), kepada mediator A. Yudi. T juga aparat Dinsosnakertrans, mengaku tak diperolehnya hak normatif berupa status pekerja dinilai hingga kini masih tak jelas, upah di bawah “Upah Minimum Kabupatren” (UMK), dan waktu kerja juga dinilai melebihi delapan jam setiap harinya.

Kemudian dikeluhkan pula, tak diperolehnya uang kerja lembur, disusul “Tunjangan Hari Raya” (THR) juga dinilai tak sesuai, lantaran hanya diberikan 25 persen dari upah.

Mediator.
Mediator.

Serta keluhan berat tak diikutsertakan setiap seluruh pekerja pada asuransi kesehatan/keselamatan kerja atawa BPJS.

Dikemukakan, upah pekerja berkisar Rp650 ribu hingga Rp850 ribu per bulan, maupun Rp25 ribu per hari kerja, namun jika tak masuk kerja lantaran sakit dipotong gaji Rp30 ribu per hari, katanya.

Pengawas Ketenagakerjaan, Ratmo, SH, MH langsung menggelar pertemuan formal dengan 15 pekerja tersebut, sekaligus melakukan pembinaan tentang ketenagakerjaan, khususnya mengenai hak dan kewajiban masing-masing pihak, maupun para pekerja dan pengusaha.

Klarifikasi dan Mediasi.
Klarifikasi dan Mediasi.

Dikemukakan Ratmo, pihaknya pun segera mengagendakan pertemuan semua pihak termasuk pihak pengusaha, guna memediasi lagi termasuk mengklariufikasi ragam pengaduan para pekerja di obyek wisata Puncak Darajat itu, imbuhnya.

 

********

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here