Dinas Pertanian Garut Wujudkan Garut Bertaqwa Maju dan Sejahtera

0
29 views
Dirgahayu Kabupaten Garut.
Beny Yoga Antara Lain Didampingi Rahmat Jatnika, SP, MP di Kebun Jeruk Wisata Samarang.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Ir Beni Yoga, MP Beserta Seluruh Jajaran Keluarga Besar Dinas Pertanian kabupaten setempat.

Mengucapkan :  Dirgahayu Hari Jadi ke-207 Garut, 16 Februari 2020.

“Bekerja Bersungguh-sungguh dan BERTANGGUNGJAWAB MEWUJUDKAN GARUT YANG BERTAQWA MAJU DAN SEJAHTERA”

Haeruman.

Beni Yoga didampingi Kepala Bidang Hortikultura pada Dinas Pertanian, Rahmat Jatnika, SP, MP katakan produk inovasi intitusinya di antaranya berupa “Fresh Hope” atau pasar segar menampung ragam komoditi para pedagang sayur-mayur, termasuk ikan dan buah-buahan, yang di “Launching” Bupati Rudy Gunawan di lapangan Setda kabupaten setempat sejak, Senin (21/01-2019) silam.

Antara lain dihadiri Wakil Bupati Helmi Budiman, Sekda Deni Suherlan, Kepala BPN Garut Hayu Susilo, Para staf Ahli, Asisten, Kepala SKPD, ASN dan TKK.

Helatan ini berlatar sektor pertanian dituntut berperan dalam perekonomian nasional maupun regional.

Terutama pembentukan produk domestik untuk perolehan devisa penyediaan pangan dan bahan baku industri, juga pengentasan kemiskinan, penyediaan lapangan kerja, serta peningkatan pendapatan masyarakat khususnya para petani.

“Titik berat diarahkan pada pola pemberdayaan pelaku usaha, petani maupun gabungan kelompok tani dengan keterlibatan penuh masyarakat mulai buruh dilengkapi usaha-usaha pengolahan dan pemasaran pengembangan pertanian usaha rumah tangga. Sedangkan pemasaran ragam produk pertanian bisa menggunakan sistem aplikasi online,” imbuhnya.

Dikemukakan, sesuai Undang-undang RI Nomor 41/2009 Tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), Dinas Pertanian Kabupaten Garut bekerjasama dengan BPN memberikan sertifikat lahan kepada masyarakat yang lahannya masuk pada LP2B, katanya.

Selain itu, Kabupaten Garut juga bisa memasok pemenuhan kebutuhan masyarakat “Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi” (Jabotabek) berupa 1.500 ton cabe dan bawang merah pada musim penghujan ini. 

Lantaran pada akhir Desember 2019 lalu, produktivitas kedua komoditi tersebut mengalami surplus yang bisa memenuhi kebutuhan lokal kabupaten setempat hingga tiga bulan mendatang.

Sehingga Jabotabek masing-masing mendapatkan pasokan sekitar 700 ton cabe, dan 800 ton bawang merah.

Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Haeruman didampingi Kepala Bidang Tanaman Hortikultura, Rakhmat Jatnika katakan dari wilayah Kecamatan Pasirwangi dihasilkan 6.000 ton cabe rawit, dan keriting pada areal tanaman 600 hektare.

Sedangkan produk dari 800 hektare tanaman dari wilayah Kecamatan Bayongbong mencapai 8.000 ton bawang merah.

Dikemukakan pula, harga jual cabe rawit di tingkat petani sekitar Rp25 ribu per kilogram, cabe keriting Rp35 ribu per kilogram, serta harga bawang merah berkisar Rp24 ribu hingga Rp25 ribu per kilogram, katanya.

Rakhmat Jatnika juga menambahkan, pada musim penghujan ini diantisipasi terjadinya peningkatan serangan ‘Organisme Pengganggu Tanaman’ (OPT), antara lain melalui upaya para petugas lapangan mengadvokasi masyarakat petani.

*******

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here