Diksar Belantara Uniga Wujudkan Keterampilan dan Ketangguhan

0
144 views
Asep Permadi Gumelar Mengukuhkan 11 Mahasiswa PA Belantara.

“Dikukuhkan Bersamaan Memaknai Peringatan Sumpah Pemuda”

Garut News ( Ahad, 29/10 – 2017 ).

Asep Permadi Gumelar Mengukuhkan 11 Mahasiswa PA Belantara.

*********** Penyelenggaraan “Pendidikan Dasar” (Diksar) Angkatan X Belantara 2017, sebagai proses edukasi yang digelar Keluarga Besar Perhimpunan Pecinta Alam “Fakultas Pertanian” (Faperta) “Universitas Garut” (Uniga)  tersebut, juga guna meningkatkan kualitas “kecintaan” civitas akademika perguruan tinggi ini, terhadap alam beserta lingkungannya.

Diksar Belantara.
Diksar Belantara.

*********** Sehingga dengan dimilikinya keterampilan, dan ketangguhan berada di alam bebas, dipastikan senantiasa bisa menjaga, memelihara, serta melestarikan ragam sumber daya alam itu.

Demikian antara lain makna sambutan Penasihat Belantara, Asep Permadi Gumelar, SPT, MP ketika menutup pelaksanaan Diksar tersebut di Gazebo Uniga, Sabtu (28/10-2017) malam.

Sekaligus mengukuhkan 11 dari 13 peserta Diksar ini, yang dinilai berhasil digembleng pada kawah “Candradimuka” tersebut.

Mereka dikukuhkan bersamaan memaknai Peringatan Sumpah Pemuda pada 2017.

Orangtua Peserta Diksar Ikut Serta Lakukan Pengukuhan.

*********** Menyusul ungkap Baba Doum, Tokoh Lingkungan Senegal, “Pada akhirnya kita akan mengonservasi apa yang kita sayangi, kita hanya akan menyayangi apa yang kita pahami, dan kita hanya akan memahami apa yang diajarkan”.

Sedangkan, “Semua orang di dunia bergantung pada alam dan jasa yang disediakan oleh ekosistem, guna mendapatkan kehidupan yang layak, sehat, dan aman” (Millenium Ecossystem Assessment 2015).

Sehingga “Bumi menjadi emas di tangan orang-orang yang bijak” (Rumi, Penyair Sufi Persia Abad ke-13).

Terampil dan Tangguh.

************ Karena itu, “Pemikiran besar hanya bersuara untuk orang-orang berpendidikan, namun perbuatan besar bersuara untuk umat manusia” (Theodore Roosevelt, Presiden ke-26 AS).

Sebab “Kita hidup dalam dunia yang ‘terbelah’, sementara banyak orang menderita penyakit menular akibat ‘kekurangan gizi’, makin banyak pula yang dirundung penyakit kronis akibat ‘kelebihan makan’”.

………………………(State of The World 2015).

Maka, “Kini, lebih dari kapan pun, Hidup harus dikarakterisasi dengan kepekaan tanggungjawab yang universal, Tak hanya antar bangsa dan antar manusia, Namun antara manusia dengan bentuk kehidupan yang lainnya pula” (Tenzin Gyatso, Dalai lama ke – 14).

Juga, “Karena kita adalah sumber dari masalah lingkungan kita, kitalah yang mengatur semua itu. dan kita dapat memilih untuk menghentikan masalah itu, dan mulai mencari solusinya” (Jared Diamond, Biografhy, Penulis Pemenang Pulitzer, National Geograpphyc Explorer-In-Residence).

Menjelajah Jagad Raya.
Menjelajah Jagad Raya.
*******
Esay/Fotografer : John Doddy Hidayat.

***